Wisuda 1.398 Santri Se-Tanbu, Sudian Noor : Santri Itu Laksana Bintang Yang Bercahaya

0
578
Advertorial Khusus
Batulicin,WTOL – Sebanyak 1.398 Santri santriwati LPPTKA BKPRMI Tanah Bumbu mengikuti wisuda santri Ke IX Tahun 2018 yang berlangsung di Komplek Alqah H.Maming,Jalan Cappa’ Padang,Batulicin,Minggu (11/11/2018) pagi
Sebelum prosesi wisuda lebih dahulu di lakukan khataman qur’an massal yang di ikuti para santri santriwati.Khataman qur’an ini untuk memberikan motivasi kepada santri yang telah khatam Al- Qur’an sekaligus memasyarakatkan TKA/TPA di Tanah Bumbu
Wisuda santri ke-9 diikuti para santri dari 144 Unit TKA/TPA Se Tanah Bumbu yang ada di 10 kecamatan Tanah Bumbu.

Prosesi wisuda di awali dengan pembacaan ikrar santri yang dibacakan bersama seluruh santri dan di lanjutkan dengan menyanyikan syair senandung Al-qur’an.
Tema wisuda IX LPPTKA BKPRMI yakni Menyiapkan generasi Qur’ani Menyongsong masa depan gemilang.
Ketua BKPRMI Tanah Bumbu, H.M Idjra’i dalam kesempatan ini menyampaikan,BKPRMI Tanah Bumbu bekerjasama dengan pemerintah daerah dan swasta, berkomitmen mencetak generasi Qur’ani Tanah Bumbu melalui pendirian rumah tahfidz di tiap desa.

” Untuk meningkatkan pengetahuan remaja masjid,BKPRMI Tanah Bumbu telah dilakukan pembinaan dan pelatihan 237 orang kader remaja masjid,jumlah ini akan terus kita tingkatkan hingga nantinya akan ada 1000 kader pengurus remaja masjid yang nantinya dipersiapkan menjadi ustadz dan ustadzah maupun pengelola masjid,”ucapnya
Sementara itu Bupati Tanah Bumbu,H Sudian Noor,dalam sambutannya mengatakan wisuda dan Khataman Qur’an bukan hanya sekedar bentuk penghargaan atau pembuktian terhadap prestasi dan keberhasilan santri dalam kegiatan proses belajar baca tulis Al-Qur’an atau merupakan akhir dari proses belajar Alquran.
Akan tetapi wisuda dan khataman ini merupakan suatu proses awal bagi para santri dan santriwati untuk mengenal dan selalu membaca Alquran karena masih banyak yang perlu dipelajari dari kandungan Al-Qur’an.
Selesai di wisuda, Bupati berpesan agar para orangtua selalu mengawasi anak-anaknya untuk mengaji dirumah.
“Kalau bisa setiap menjelang shalat magrib dan subuh,baik dimasjid atau langgar ,ada anak anak kita yang mengaji di masjid,ini juga bisa lebih meningkatkan kecintaan anak-anak kita kepada Al-Qur’an,” ucapnya.

Untuk membumikan Al-Qur’an, bupati juga meminta pada setiap kegiatan pemerintahan di dahului dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
“Kita telah memprogramkan pendirian rumah tahfidz di tiap desa,rumah tahfidz ini akan terintegrasi dengan kegiatan keagamaan yang ada di tiap desa, sehingga nantinya di rumah tahfidz ini tidak hanya lahir para penghafal Qur’an tapi juga generasi yang memiliki keilmuan agama islam yang kuat,” tandasnya
Dalam kesempatan ini juga diserahkan 1.500 mushaf Al-Qur’an oleh H. Syafruddin H Maming kepada santri Tanah Bumbu.
Sementara itu, Wakil Ketua DPP BKPRMI HM Daud Sagita Putera menitipkan santri dan santriwati ini untuk menjadi generasi penerus kepemimpinan di daerah dan bangsa ini.
Wisuda santri IX dihadiri Wakil Ketua DPP BKPRMI,Dr HM Daud Sagita Putra,M.Ag,Ketua BKPRMI Kalimantan Selatan, Drs HM Hermansyah,MM,Forkominda, Anggota DPRD Kalimantan Selatan yang juga Pembina Yayasan 69 Batulicin, H Syafruddin H Maming,Sekertaris Daerah Tanah Bumbu, Roswandi Salem, S.Sos, MM,Ketua TP PKK Tanbu, Hj Sadariah Sudian Noor dan tamu undangan lainnya.
*al/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here