Warga Binaan Lapas Banjarbaru Terima Remisi, Paman Birin : Pegang Teguh Nilai Perjuangan dan Perangi Narkoba

0
40
Banjarbaru – Dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia,Lapas Kelas III Banjarbaru menggelar Upacara Pemberian Remisi pada sabtu (17/08) pagi.
Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Syahbirin Noor yang disambut langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin, Kepala Divisi Administrasi, Edy M.S. Hidayat dan Kepala Lapas Kelas III Banjarbaru, Abdul Aziz.
“Pemberian Remisi yang diatur oleh Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2018 memiliki mekanisme yang sangat transparan dan sudah mendayagunakan sistem teknologi informasi,”kata Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin,dalam laporannya.
Kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Lembaga Penegak Hukum Kalimantan Selatan dan Stake Holder terkait.
Lebih jauh dikatakan,Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM  Kalimantan Selatan telah mengusulkan Remisi Umum dari seluruh UPT Pemasyarakatan yang ada di Kalimantan Selatan
“Adapun jumlah yang telah kami usulkan sebanyak 5.584 orang, terdiri dari kasus tindak pidana umum 3.498 orang dan kasus tindak pidana khusus sebanyak 2.086 orang.”tambahnya
Dalam kesempatan ini,Gubernur Kalimantan Selatan, Syahbirin Noor langsung menyerahkan remisi kepada warga binaan didampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin.
“Sebagai nikmat Tuhan yang Maha Kuasa,kemerdekaan memang perlu di syukuri,dimana bentuk rasa syukur ini menjadi milik seluruh warga umum maupun warga binaan,” ucap Gubernur membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI.
Lanjutnya,pemberian remisi merupakan kegiatan yang setiap tahun digelar yakni pengurangan masa tahanan yang diberikan bagi warga binaan yang sudah berhasil merubah perilaku ke arah yang lebih baik sebagai apresiasi negara
” Ini merupakan bentuk apresiasi negara, maka dari itu mari kita jaga semangat juang Kemerdekaan ini sebab dulu bangsa kita berjuang dengan semangat yang tinggi memperjuangkan negara ini.,”
Gubernur juga mengaskan,bahwa musuh bersama saat ini,yang secara  diam-diam mencoba meruntuhkan masa depan bangsa ini adalah Narkoba,karena itu dirinya mengajak untuk bersama sama melawan peredaran Narkoba yang ada saat ini.
“Dampak narkoba ini sangat besar, tidak peduli dari mana dan siapa, kita semua bisa jadi korbannya,” tegas Gubernur.
Pemberian remisi kali ini diharapkan menjadi dorongan bagi warga binaan lainnya untuk berbenah diri ke arah yang jauh lebih baik karena setiap perubahan yang dilakukan akan berdampak bagi masa depan.
*hms kwl kalsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here