(Video) Viral,Sindikat “Lampu Aladin” Pembobol Rekening Bank Di Bekuk Polres Tanbu

0
71
Batulicin,WTOL- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanbu berhasil mengungkap sindikat pembobol rekening nasabah salah satu Bank di Tanah Bumbu. 
Polisi berhasil mengamankan 4 orang pelaku di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang merupakan kota asal para pelaku.
Sindikat yang menamakan diri “Lampu Aladin” ini dalam melakukan aksinya diketahui berjumlah 12 orang,polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap 8 pelaku lainnya
Korbannya adalah H Sudirman (47 tahun) warga Jalan PNPM Desa Tungkaran Pangeran, RT 18 Kecamatan Simpang Empat,Tanbu.
Akibat tindak kejahatan sindikat ini korban mengalami kerugian mencapai 229 Juta  rupiah dari raibnya saldo rekening tabungan korban.
Kapolres Tanah Bumbu,AKBP Kus Subiyantoro Sik,dalam press release kasus ini mengatakan, sindikat ini bekerja secara berkelompok sesuai tugasnya masing masing.
“Modusnya dengan berpura pura mengirim pesan pendek (SMS) yang salah kirim kepada targetnya,” kata kapolres,Selasa (28/5) sore di Mapolres Tanbu
Para pelaku menurut Kapolres, melakukan pengacakan untuk mencari user ID serta password targetnya yang terhubung dengan mobile internet banking untuk mendapatkan  User ID dan password milik nasabah.
Kapolres menambahkan, pengungkapan kasus ini berhasil dilakukan atas kerja sama dengan Polda Kalsel dan Polda Sumsel. 
Bersama pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti tindak kejahatan,diantaranya bukti transaksi ,HP pelaku,buku tabungan,Kartu ATM dan 1 unit kendaraan roda 4 yang telah dibeli pelaku dari hasil kejahatan  tersebut.
Ditempat yang sama,Kasat Reskrim Polres Tanbu,AKP Alfian Tri Permadi mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus ini termasuk mengejar 8 pelaku lainnya
Menurut kasat,pengungkapan kasus ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama,mengingat kasus tersebut berhubungan dengan bank,dimana kepolisian harus mengantongi izin dari gubernur BI,termasuk juga IT provider telepon selular yang digunakan.
Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Polda Sumsel  mengungkap sindikat ini sampai tuntas.
Akibat perbuatannya,para  pelaku terancam Pasal 30 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang transaksi dan informasi elektronik dengan ancaman 6 enam tahun penjara dan Pasal 3 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dengan ancaman 20 tahun penjara.
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here