Tugas Beresiko,Bawaslu Tanbu Daftarkan Pengawas Pemilu Ke BP Jamsostek.

0
104
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab.Tanah Bumbu, Kamiluddin Malewa bersama Perwakilan BP Jamsostek Cabang Batulicin,Asror,usai mendengarkan pemaparan kepesertaan BP Jamsostek,di Hotel Ebony Batulicin,Selasa (28/1/20)
Batulicin,WTol – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanah Bumbu mendaftarkan anggota pengawas pemilihan umum untuk memperoleh perlindungan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) dalam mengawal Pemilihan Gubenur dan Bupati 2020.
“Ini merupakan bentuk tanggungjawab Bawaslu untuk selalu melindungi petugas dari resiko kerja dan memberi rasa nyaman dalam melaksanakan tugas selama Pilkada berlangsung,” ungkap Kamiluddin Malewa, Ketua Bawaslu Tanbu,Selasa (28/1/20) di Batulicin.
Malewa menyebutkan Bawaslu Tanbu akan mendaftarkan petugas pengawas pilkada baik panitia pengawas kecamatan (panwascam),pengawas desa serta panitia pengawas tempat pemungutan suara (Panwas TPS).
“Untuk tahap awal ada 120 peserta, selanjutnya setelah petugas pengawas TPS terbentuk mereka juga akan kita daftarkan sesuai jumlah TPS,demikian juga petugas pengawas didesa yang jumlahnya 149 orang,” jelas Malewa.
Baca Juga : Ketua Bawaslu Kalsel Jadi Narasumber Bimtek Panwascam Tanbu.
Para petugas pengawas ini akan mendapatkan dua perlindungan BP Jamsostek yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama pelaksanaan Pilkada tahun 2020 sampai selesai.
“Iurannya akan ditanggung sepenuhnya oleh anggaran Bawaslu Tanbu,” imbuhnya.
Sementara itu,Kepala Cabang BPJamsostek Cabang Batulicin,Hazairin hasan, melalui Kabid Kepesertaan BPJamsostek,Asror menjelaskan kepesertaan petugas pemilu bawaslu tersebut untuk melindungi dari resiko kerja pahlawan demokrasi.
” Mereka akan dilindungi BPJamsostek selama 24 jam, dengan catatan selama melaksanakan tugas sebagai petugas pengawas Pilkada,” terangnya.
Baca Juga : Bawaslu Tanbu Sosialisasikan Penyelesaian Sengketa Pilkada 2020.
Baca Juga : Sudian Noor Buka Pelatihan Kader BKB Desa Lokus Stunting Tanbu.
“Untuk santunan kematian (meninggal dunia) nilainya Rp 42 juta sesuai yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82 Tahun 2019,” tambahnya lagi
Belajar dari pengalaman pilpres lalu tidak sedikit petugas yang mengalami kecelakaan kerja , dari sakit hingga meninggal dunia. Perlindungan bagi petugas pengawas pilkada tersebut untuk memberikan rasa aman bagi seluruh petugas pengawas Pilkada 2020.
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here