Tingkatkan Layanan Puskesmas Pagatan Digelar Lokakarya Mini Lintas Sektor

0
100

Batulicin,WTol –
Dalam rangka monitoring dan evaluasi pencapaian program kegiatan Puskesmas perawatan Pagatan di gelar lokakarya mini yang berlangsung di ruang pertemuan Puskemas perawatan Pagatan, Senin (17/2/20)
Kegiatan di buka Camat Kusan Hilir, Dewi Murni,S.Sos, M AP,dihadiri Kepala Puskesmas Pagatan,Andi Indah,SKM, unsur Muspika Kecamatan Kusan hilir, Ketua MUI Kusan Hilir,Ketua KUA serta Kabid Pelayanan Kesehatan,Dinas Kesehatan Kab Tanbu,Zainal Husni dan Kepala Desa Kusan Hilir Wilayah kerja Puskesmas Perawatan Pagatan.
Selain penyampaian hasil SPM 2019 dan penyampaian program puskesmas tahun 2020,dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan komitmen Re-akreditasi Puskesmas,
Camat Kusan Hilir, Dewi Murni,S.Sos,M AP,saat membuka kegiatan ini berharap mini lokakarya triwulanan mampu menghasilkan komitmen bersama lintas sektor dalam upaya sinergitas dan penguatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas perawatan Pagatan.
“Para bidan dan perawat desa bisa berhadir semuanya sehingga bisa lebih mengahui permalahan dan kendala yang ada didesa masing masing,”jelas Murni
Kepala Puskesmas Pagatan,Andi Indah,SKM dalam paparannya menyampaikan masih adanya proses persalinan yang ditangani oleh dukun kampung memerlukan peran dan keterlibatn aparatur desa untuk ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penanganan persalinan yang harusnya dilakukan tenaga bidan profesional.

“Kita tidak ingin jangan sampai terjadi lagi setelah ibu kelelahan atau pendarahan baru menghubungi bidan,” katanya

Dalam kesempatan ini sejumlah Kepala desa juga menyampaikan persoalan yang kerap ditemui dilapangan,salah satunya terkait pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai masih berbelit belit seperti harus adanya surat rujukan dari Puskesmas sebelum pelayanan kesehatan ditingkat lanjut.
Dalam lokakarya mini dihasilkan beberapa kesimpulan diantaranya,pola pikir masyarakat yang dinilai masih berkutat pada konsep sakit bukan konsep sehat, ini terlihat dengan masih minimnya penggunaan Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarkat (UKBM) yang di Desa/Kelurahan.
Persoalan lainnya masih belum idealnya jumlah petugas kesehatan dengan luas cakupan wilayah pelayanan puskesmas perawatan Pagatan. Karena itu diperlukan sinergitas lintas sektor dalam rangka penguatan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarkat.
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here