Tentang Radikalisme, Sekda Tegaskan ASN Tanbu Hindari 11 Pelanggaran Ini.

0
92
Penyerahan motor Kawal Operasional Polisi Militer TNI AD, melalui Sekda Tanbu dan penyerahan Mobil Ambulance Puskesmas Perawatan Desa Giri Mulya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus,Senin (18/11/19)
Batulicin,WTol – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Sekdakab Tanbu) H Rooswandi,mengaskan,agar ASN tidak sembarangan menyebarkan informasi ataupun merespon segala konten yang berbau Radikalisme di media apapun termasuk media sosial.
Hal ini ditegaskan Sekda saat menjadi pembina upacara gabungan SKPD,dihalaman Kantor Bupati Tanbu di Gunung Tinggi Batulicin,Senin (18/11/19)
Dikatakan,Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri telah mengatur 11 jenis pelanggaran dalam penanganan Radikalisme bagi Aparatul Sipil Negara (ASN)
Karenanya ia menekankan kepada seluruh ASN di Tanah Bumbu agar lebih berhati hati dalam menuangkan ide gagasan dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari tindakan yang dapat dinilai bertentangan dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
” Saya tekankan kepada ASN Tanbu untuk tidak melakukan kesalahan kesalahan sebagaimana 11 yang harus kita hindari sebagaimana tertuang dari SKB menteri tersebut,”pungkasnya
Sekda juga berharap kepada seluruh ASN untuk menjaga diri kita masing masing sekaligus manjaga organisasi dan nama baik Kabupaten Tanah Bumbu
Berikut 11 jenis pelanggaran yang diatur dalam SKB penanganan Radikalisme ASN yakni:
1 Penyampaian pendapat lisan maupun tulisan dalam format teks gambar, audio atau video melalui media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pemerintah.
2 Penyampaian pendapat baik lisan maupun tulisan dalam format teks, gambar audio atau video melalui medsos yang bermuatan ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras dan antar golongan.
3 Penyebarluasan pendapat yang bermuatan ujaran kebencian melalui media sosial.
4 Tanggapan atau dukungan sebagai tanda setuju dengan memberikan like, dislike, love, retweet atau comment di media sosial.
5 Pemberitaan yang menyesatkan baik secara langsung maupun melalui media sosial
6 Penyebarluasan pemberitaan yang menyesatkan baik secara langsung maupun melalui media sosial.
7 Penyelenggaraan kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pemerintah.
8 Keikutsertaan pada organisasi maupun kegiatan yang diyakini mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pemerintah.
9 Penggunaan atribut yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pemerintah.
10 Pelecehan terhadap simbol negara baik secara langsung maupun melalui media sosial, dan
11 Perbuatan sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai 10 dilakukan secara sadar oleh ASN.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here