Tanbu Tingkatkan SDM Ahli Hukum Kontrak Kontruksi Yang Kompeten

0
85
Batulicin,WTol – Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Tanah Bumbu H Rooswandi Salem menyebutkan,salah satu aspek penting dalam proses pengadaan barang dan jasa konstruksi yakni tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan memahami peraturan-peraturan dibidang pengadaan barang dan jasa sektor konstruksi.
Menurut Sekda,hal tersebut sangat penting guna menghindari terjadinya tuntutan hukum dikemudian hari yang dapat menghambat terlaksananya program dan pembangunan infrastruktur.
Hal ini disampaikan Sekda saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ahli Hukum Kontrak Konstruksi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu di Ruang Rapat Bersujud Kantor Bupati,Rabu (04/03/20)
“Ini penting sebab dalam pengadaan barang dan jasa ada proses negosiasi antara Pemerintah dan penyedia barang dan jasa konstruksi yang dituangkan dalam klausul-klausul kontrak,”katanya
Hal ini juga untuk memastikan, terlaksananya pengadaan barang/Jasa konstruksi, sesuai dengan ketentuan peraturan yang ditetapkan.
Sekda berharap melalui bimtek para peserta dapat memahami dan menguasai terkait pendampingan hukum,dalam hal penyusunan kontrak pengadaan barang/jasa konstruksi Pemerintah.
Beberapa materi yang disampaikan dalam bimtek ini antara lain pengertian ilmu hukum, peristiwa hukum dan norma hukum, asas-asas hukum, penggolongan hukum dan dasar hukum.
Selain itu juga diberikan materi terkait akibat hukum dan sengketa hukum, serta penjelasan terkait perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan kontrak konstruksi.
Hadir juga dalam kegiatan ini perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah 5 Banjarmasin, Muhammad Arvip.
Dirinya mengatakan, menyambut baik bimtek yang dilaksanakan ini sebagai bentuk kepedulian dari seluruh stakeholder dalam upaya meningkatkan kemampuan dan pemahaman mengenai Hukum dan Kontrak Kerja Konstruksi yang sesuai dengan Perundangan yang berlaku.
Pasar konstruksi Indonesia lanjutnya, merupakan nomor 4 Terbesar di Asia, setelah China,Jepang dan India.
“Pasar konstruksi Indonesia terbesar di Asia Tenggara,” imbuhnya
Sektor konstruksi juga masih menjadi  generator pembangunan, ini ditunjukkan dengan kontribusinya 10,5% dari PDB Nasional dan memiliki multiplier effect terhadap sektor lain.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here