Tanah Bumbu Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Optimasi Lahan Rawa

0
184
Batulicin – Optimalisasi lahan rawa akan menjadi salah satu perhatian Pemkab Tanah Bumbu dalam meningkatkan produktifitas pertanian di Bumi Bersujud.
Hal itu disampaikan Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar saat membuka ekspos optimasi lahan rawa yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Selatan di ruang rapat Bupati, Kamis (1/7/21)
Menurut bupati salah satu hal faktor yang mendukung optimalisasi tersebut yakni letak Tanah Bumbu secara geografis yang sangat beragam.
“Kita tahu disini bukan daerah srategis dalam hal pertanian dibanding daerah lain. Namun kami sedang berusaha untuk membangun pusat irigasi besar yaitu Bendungan Kusan. Insya Allah ini nanti akan membantu sektor pertanian di daerah ini,”ujar bupati.
Meski demikian bupati memberikan apresiasi digelarnya Ekspose optimasi lahan rawa Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati berharap informasi yang disampaikan mampu menjadi acuan optimasi lahan rawa di daerah ini.
“Sehingga nanti kita justru bisa mendorong para petani kemudian semakin menambah target fisik dan produksi dari petani itu sendiri,”pungkasnya
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Imam Subarkah memaparkan, optimasi lahan rawa adalah cara meningkatkan produktifitas lahan maupun produksi.
Terutama untuk tanaman padi, dimana sudah berlangsung sejak tahun 2016, tetapi yang cukup gencar dan intensif itu sejak tahun 2019.
“Di tahun 2019 lalu mendapatkan alokasi untuk kegiatan optimasi lahan ini mencapai 120.000 hektar se Kalsel. Kemudian fokusnya masih di daerah Batola Kabupaten Banjar dan Tanah Laut,” jelas Imam.
Untuk tahun 2021 pihaknya mencoba untuk mengurangi alokasi yang ada di Kabupaten yang sudah pernah mendapatkan kegiatan ini.
Sementara dicoba untuk melaksanakan kegiatan ini di kabupaten yang belum mendapatkan, yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.
“Pada tahun ini dari beberapa Kabupaten yang ada selain kotabaru dan Tanbu, juga HST, HSS, Batola. Dari beberapa Kabupaten itu kita di alokasikan sebanyak 5.200 hektar. Untuk Kabupaten Tanah Bumbu sendiri kita alokasikan seluas 1.319 hektar,” pungkasnya
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here