Takbiran dan Sholat Idul Adha di Masjid Boleh di Zona Hijau

0
245
Foto : Suasana shalat Id di Masjid Agung Nurussalam Batulicin sebelum Pandemi Covid-19
Batulicin – Masyarakat Kalimantan Selatan diimbau untuk melaksanakan sholat idul adha 1442 H rumah.
Sementara penyelenggaraan sholat idul adha di mesjid atau mushola dan lapangan boleh didaerah zonasi PPKM Mikro dengan kategori kuning dan hijau.
Hal itu tertuang surat edaran bersama yang dikeluarkan Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan terkait petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, sholat idul adha, dan pelaksanaan qurban tahun 1442 Hijriyah/ 2021.
Disebutkan juga,sholat idul adha dapat dilakukan di mesjid/mushola/lapangan terbuka yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, dan perusahaan dengan jumlah jemaah 30 persen dari kapasitas.
Penyelenggaraan sholat idul adha wajib berkoordinasi dan telah memperoleh izin dari pemerintah daerah, Satgas Penanganan Covid-19 setempat, serta aparat keamanan.
Khutbah Idul Adha, khatib memakai masker medis dan pelindung wajah (face Shield), khatib menyampaikan khutbah idul adha dengan durasi maksimal 15 menit, khatib mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan mematuhi prokes.
Untuk kegiatan takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun arak-arakan kendaraan DILARANG dilaksanakan disemua zona resiko penyebaran Covid-19.
Sementara takbiran di Mesjid/Mushola dilarang dilaksanakan pada zona PPKM Mikro kategori merah dan orange.Bupati/Walikota mengumumkan zonasi kategori zona merah dan orange kepada masyarakat.
Jemaah peserta malam takbiran di Mesjid dan Mushola wajib dalam kondisi sehat (suhu badan dibawah 37,5°C).
Jemaah takbiran di Mesjid/mushola hanya boleh diikuti oleh jemaah dengan usia 18 s.d 59 Tahun.
Malam takbiran hanya dapat diikuti oleh jemaah mesjid/mushola dari warga setempat dengan ketentuan maksimal 10 persen dari kapasitas ruangan dengan pengaturan bergantian maksimal 5 jemaah.
Jemaah yang mengikuti takbiran wajib pulang kerumah/kediaman masing-masing sesuai penyelenggaraan malam takbiran.
Terkait pelaksanaan Qurban dilaksanakan di rumah potong hewan ruminasia (rph-r). Pemotongan hewan qurban dapat dilakukan diluar RPH-R dengan ketentuan ; penerapan jaga jarak, penerapan prokes dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban.
Silaturahmi dalam rangka idul adha hanya dilakukan bersama keluarga terdekat dan tidak menggelar kegiatan open house/halal bihalal dilingkungan kantor/komunitas.
Pembatasan kegiatan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan dan munculnya varian baru yang lebih berbahaya.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here