Siswa SD Ini Terharu Menyimak Kisah Perjuangan Pahlawan 10 November ’45

0
122
Batulicin,WTol – Jihan dan Ismika, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Syarif Abbas,Simpang Empat,Tanah Bumbu,terharu saat mendengar dan meyimak kisah perjuangan pahlawan 10 Nopember ’45.
Kilas balik sejarah perjuangan 10 November 1945 yang dikenal sebagai hari pahlawan itu dikemas dalam bentuk cerita oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangkaian kegiatan safari arsip di Tanah Bumbu,yang digelar di MI Syarif Abbas,Simpang Empat,Rabu (13/11/19)
Ismika menuturkan,bahwa dirinya terharu dan terbawa emosi saat mendengarkan kisah perjuangan Bung Tomo
“Saya baru tahu dan tidak menyangka betapa sengsaranya dan beratnya  perjuangan di zaman penjajahan merebut kemerdekaan”ungkap siswa kelas 5 C  MI Syarif Abbas ini.
Baca Juga : Hari Pahlawan,Bupati : Saya Ingin Tak Ada Lagi Veteran Tempati Rumah Tak Layak
Baca Juga : Legiun Veteran Tanbu Ini Disebut Miliki Tongkat Pemberian Presiden Soekarno
Saat ditanya mengapa dirinya sampai menangis,ia mengatakan terbayang semangat bung tomo saat memekikkan kata merdeka.
“Apalagi saat mendengarkan  pidato bung Tomo melalui radio saat menggelorakan semangat arek-arek Suroboyo jadi merinding,”imbuhnya
Materi sejarah ini disampaikan Abdus Mayadi,SE selaku penyuluh Kearsipan bersama Nurul Hidayah,Staf Kearsipan Dinas Perpsutakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu,Kepala bidang Kearsipan,Dispersip Tanbu, Arif Rahman Hakim mengatakan,atas undangan pihak sekolah,dispersip diminta menjelaskan kepada para pelajar Syarif Abbas tentang tema perjuangan agar mereka dapat belajar tentang kepahlawanan melalui media arsip.
“Belajar sejarah melalui arsip dalam rangka mengenalkan arsip kepada para Pelajar  di Tanah Bumbu khususnya dengan tema-tema arsip kepahlawanan agar mereka pelajar dapat memaknai dan memahami nilai-nilai kepahlawanan “ paparnya.
Baca Juga : Tim Saber Pungli Tanbu Sasar Pelayanan Publik
Baca Juga : Calon Perseorangan Pilkada Tanbu Wajib Kumpulkan 23.699 KTP
Lebih lanjut dikatakan arsip peranannya sangat vital karena dapat dijadikan sebagai alat bukti, sumber informasi bagi organisasi sekaligus berperan sebagai tulang punggung manajemen.
Arif menambahkan, pada kesempatan tersebut dipaparkan pula bagaimana sebuah arsip dapat menjadi sebuah sumber informasi dan sejarah. Melalui arsip dapat diketahui sejarah masa lalu baik dalam media foto, video maupun tekstual.
“Oleh sebab itu peranan Dispersip  dalam menyediakan dan menyajikan sebuah  arsip kususnya di era revolusi industri 4.0 menuntut sebuah kesiapan dan kemampuan dalam mengelola arsip,”tutupnya
Diakhir kegiatan ini para siswa Syarif Abbas diberikan kesempatan untuk bertanya tentang arsip dan sekaligus tetang materi yang disampaikan.
*Wtol
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here