Sektor Perikanan Tanbu Siap Suplai Pangan Ibu Kota Baru

0
277
Batulicin,WTol – Sektor pangan dipastikan akan meningkat seiring pemindahan ibu kota pemerintahan Republik Indonesia yang baru ke Kalimantan Timur.
Potensi sektor pangan ini membuat sejumlah daerah khususnya bagi daerah yang masuk penyangga Ibu kota baru menyambut geliat perekonomian baru di ibu kota baru tersebut.
Provinsi Kalimantan Timur dinilai bukan penghasil pertanian, sehingga kebutuhan pangan masyarakat Bumi Etam tersebut sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar utamanya daerah penyanggah ibu kota.
Baca Juga : Prorgram Kampung Iklim,Pemkab Tanbu Terima Apresiasi Proklim Dari Kementerian LHK Ri
Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional 2019, Pemkab Tanbu Kampanyekan Hak Anak Mendapat Pendidikan Terbaik
Salah satunya Kalimantan Selatan tepatnya lagi Kabupaten Tanah Bumbu yang dipastikan akan merasakan multiplier efect pemindahan ini.
” Tanah Bumbu sangat berpotensi, apalagi melihat produksi perikanan kita baik hasil perikanan laut tangkap maupun budidaya,”ungkap Asparani,Kabid Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Tanbu,di Batulicin.
Selama ini sebut Asparani, separuh dari produksi perikanan Tanah Bumbu dikonsumsi masyarkat lokal.
” Hasil budidaya kepiting soka petambak di muara misalnya, selama ini telah dikirim ke Kaltim untuk memasok kebutuhan sejumlah rumah makan demikian juga dengan hasil perikanan laut dan tangkap lainnya,”tambahnya
Baca Juga : Setelah Bantuan Itik,Warga Kurang Mampu Kembali Terima Bansos
Baca Juga : Hari Anak Nasional,Ketua TP PKK Tanbu Kunjungi SLB Negeri Tanbu
Ia menyebutkan, dalam setahun terakhir produksi perikanan Tanah Bumbu terus mengalami peningkatan,produksi perikanan di tahun 2018 terdiri dari tangkap dan budidaya sebesar 48.441 ribu ton.
“Dari jumlah produksi tersebut, produksi perikanan dari perairan laut mencapai 41 428 ribu ton sedangkan perairan umum 2 383 ton,”tambahnya
Selain hasil perikanan laut,produksi perikanan Tanah Bumbu juga diperoleh dari hasil tambak udang,keramba dan jaring apung.
” Hasil perikanan udang kita 2018 lalu mencapai 3 595 ton,Kolam 946 ton karamba 3,74 ton serta jaring apung 79 ton,”tandasnya

wtol

Baca Juga : Balai Benih Ikan Pulau Salak Direhab, 2020 Targetkan Produksi 700 Ribu Benih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here