Rembuk Stunting,Bupati Tanbu Ingatkan Asupan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

0
98
Batulicin,WTOL – Bupati Tanah Bumbu,H Sudian Noor mengatakan,stunting merupakan sebuah kondisi gagalnya pertumbuhan tubuh dan otak pada anak, akibat kukurangan gizi kronis yang terjadi, selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Periode kritis stunting terjadi sejak janin sampai anak berusia 2 tahun, atau yang lebih dikenal dengan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan,” kata Sudian Noor dalam rembuk stunting Pemkab Tanbu,Rabu (20/5/20)
Untuk itu bupati mengingatkan perlunya perhatian khusus dimasa tersebut dalam mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan tubuh dan otak seorang anak.
Anak yang tumbuh dengan stunting akan mengalami masalah perkembangan kognitif dan psikomotor.
“Akibatnya kondisi anak lebih pendek dari anak normal seusianya, dan memiliki keterlambatan dalam berpikir,” ujarnya
Pemerintah daerah menurut Bupati berkomitmen dalam upaya bersama pencegahan stunting, dan mengantisipasi bertambahnya balita stunting.
Selain itu tambahnya, rembuk stunting merupakan salah satu aksi dari 8 aksi konvergensi penurunan stunting yang terintegrasi di Kabupaten.
” Dari hasil dari rembuk stunting ini, disusun program dan kegiatan preventif dan promotif, yang dapat mengedukasi dan mendorong masyarakat, terutama ibu hamil, untuk berperilaku yang mengarah pada peningkatan kesehatan gizi ibu dan anaknya.” tandasnya
Rembuk stunting dalam upaya percepatan penanganan stunting ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antar lintas terkait maupun pihak perusahaan melalui Video Confrence (Vicon)
Penandatanganan dimulai dari Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor di ruang Posko Induk Covid 19 kantor BPBD, kemudian dilanjutkan Sekda Tanbu H Rooswandi Salem dengan penandatanganan diruang DLR Kantor Bupati.
Menurut Sekda, penandatanganan ini adalah Komutmen pemerintah daerah guna menjamin semua unsur dalam daerah ini bersepakat untuk menurunkan angka stunting.
“Melalui penandatangan ini kita akan bersepakat untuk melakukan konvergensi penurunan angka stuting di Tanah Bumbu,” kata Sekda.
Lebih jauh dikatakan,stunting sangat penting untuk dicegah. Karena dampak stunting sangat sulit untuk diperbaiki, dan dapat merugikan masa depan seorang anak.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here