PT BIB Fokuskan Sasaran CSR Tahun 2022 Untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

0
225
Batulicin,Wartatanbu.co.id – PT Borneo Indo Bara (BIB) tahun 2022 masih memfokuskan sasaran Corporate Social Responsibility (CSR) atau program Tanggung Jawab Sosial pada bidang ekonomi.
Senior Manager CSR & Sustainability PT. BIB, Dindin Makinudin saat kegiatan pemaparan peran penting CSR PT BIB bagi masyarakat di
Office BIB Site Angsana,Selasa (18/1/22) mengungkapkan,prioritas tersebut sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Meski demikian, prioritas program ekonomi tersebut akan dilaksanakan secara terpadu dengan program CSR PT BIB bidang lainnya yang tertuang dalam 8 pilar CSR yakni bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi riil, Kemandirian Ekonomi,Lingkungan Hidup, Sosial Budaya, insfrastruktur dan kelembagaan.
Menurut Dindin,fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat harapannya agar program ini segera memberi dampak bagi pemulihan ekonomi sebagai bentuk dukungan BIB terhadap program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Seperti kita saksikan bahwa selama masa pandemi Covid-19 terakhir, sektor UMKM yang bisa bertahan berkembang. Untuk itu UMKM sangat penting mendapat perhatian khusus sebagai sasaran program CSR yang konsisten dilaksanakan di kala pandemi.
Kegiatan pendampingan dan pelatihan kewirausahaan serta program kemitraan untuk UMKM harus menjadi prioritas.
“Harapannya juga geliat UMKM dapat menyerap tenaga kerja dan menjadi sektor paling siap digerakan untuk membangkitkan perekonomian di daerah ini,”tandasnya.
Lebih lanjut Dindin meminta kepada pemangku kepentingan yang ada di desa di Tanah Bumbu untuk aktif dalam memanfaatkan CSR dari Perusahaan.
Selain itu di era digital, UMKM juga harus mampu bersaing terutama dalam kemasan atau packaging.
” Kita juga telah mengembangkan rumah kemasan dan saat ini kami tengah mengembangkan pembuatan aplikasi layanan berbasis online antar jemput produk UMKM dengan memanfaatkan sumber daya pelaku UMKM yang ada,”tambah Dindin.
Berikut beberapa program pemberdayaan masyarakat untuk tahun 2022 dibidang peternakan yang dilaksanakan di 8 desa antara lain peternakan ayam dengan target sebanyak 13.000 ekor, sapi 90 ekor dan peternakan puyuh sebanyak 10.000 ekor.
Sementara untuk pembibitan ada 40.000 ekor, Itik sebanyak 4.000 ekor dan Kambing sebanyak 32 ekor.
Tidak hanya itu, ditahun 2022 ini produksi pakan ternak juga ditingkatkan hingga mencapai 100 Ton pertahun dengan jumlah penerima manfaat yakni 74 Kepala Keluarga.
Dibidang perikanan berupa pembesaran Ikan yakni pemberian 10.000 ekor bibit mandiri,pembenihan sebanyak 1.000.000 benih,pembuatan pakan ikan sebanyak 100 Ton di 10 desa binaan.
Untuk pendanaan,program ini yakni dengan pendanaan 50 persen Perusahaan dan 50 pereen pihak ketiga.
” Harapannya dengan pembagian prosentase pendanaan ini masyarakat mampu mengelola usaha secara mandiri,”pungkasnya.
Ditahun 2022, progran CSR untuk pengembangan produk UMKM Home Industri akan diproduksi 50 varian baru dengan dukungan rumah emasan untuk pengembangan kualitas.Pemasaran Offline  30 lokasi serta pemasaran Online melalui digitalisasi produk.Target penerima manfaat program ini sebanyak 550 KK yang tersebar di 19 Desa. (Wtol).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here