PT BIB dan Pemkab Bahas Pengelolaan Puskesmas Sebamban II Angsana.

0
86
Batulicin,WTol – Rapat Koordinasi (Rakoor) Pola Tata Kelola Puskesmas Perawatan Sebamban II Kecamatan Angsana, di buka Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor  Selasa (17/09/19) di Kantor Bupati Tanah Bumbu.
Rapat koordianasi digelar seiring dengan hampir rampungnya pembangunan Puskesmas Perawatan Sebamban II yang dibiayai melalui dana CSR PT Borneo Indobara (PT BIB).
Rakor yang digelar bersama Dinas Kesehatan Tanah Bumbu dihadiri oleh pihak Bappeda, BKD, BPJS, Kepala Puskesmas se-Tanbu, Praktisi Kesehatan, Bidan, dan Perawat.
Manager Departemen Eksternal CSR PT BIB, Dindin Makinuddin, mengungkapkan,rakor dimaksudkan untuk mendengar masukan dari berbagai sumber, terkait pola tata kelola Puskesmas Perawatan Sebamban II Kecamatan Angsana yang nantinya akan dijadikan Puskesmas Perawatan Plus di Kabupaten Tanah Bumbu.
Dindin menambahkan,pertimbangan gagasan pembangunan Puskesmas Perawatan Plus tersebut tidak lain untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat diwilayah lingkar tambang.
” Selama ini masyarakat diwilayah lingkar tambang yang ingin berobat ke RSUD di Batulicin harus menempuh kurang lebih 68 km,jarak tersebut dapat menghambat pengobatan masyarakat apalagi jika ada warga yang kritis dan sangat memerlukan pertolongan kesehatan segera,” kata Dindin
Menurutnya,hal tersebut yang mendasari keinginan agar ada Puskesmas dengan layanan sekelas Rumah Sakit tingkat Pratama.Harapannya dengan adanya Puskesmas Plus di Kecamatan Angsana ini pelayanan kesehatan masyarakat semakin mudah dan cepat.
“Seperti misalnya dipuskesmas tidak ada layanan jantung,rontgen dan  lainnya,maka pihak perusahaan bisa mensupport sarana tersebut agar ada di Puskesmas Sebamban II tersebut,”tandasnya
Sementara itu, Bupati H Sudian Noor berharap melalui rakor tersebut akan menghasilkan kesamaan persepsi seluruh pihak terkait pembangunan Puskesmas Perawatan Sebamban II menjadi Puskesmas Plus.
“Bagaimana agar kesehatan masyarakat bisa dilayani dengan baik,” sebut Bupati.
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah hal,diantaranya terkait sarana dan prasarana penunjang sebagai Puskesmas Plus, baik dari peralatan medis, kebutuhan tenaga medis, maupun SDM Kesehatan,pengelolaan limbah kesehatan dan air bersih.
*mc/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here