Presiden dan Ibu Negara Hadiri Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD 2019

0
105
Jakarta– Presiden Republik Indonesia,Ir Joko Widodo menegaskan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi dan pilar utama dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. 
Karena itu, pembangunan pendidikan karakter manusia Indonesia harus dimulai sejak usia dini pada anak. Pembangunan pendidikan karakter harus menjadi bagian setiap keluarga dalam bentuk pendidikan non formal maupun lewat jalur informal dalam satuan pendidikan seperti PAUD, TK, Kelompok Bermain dan sejenisnya.
“Menanamkan nilai-nilai luhur dan karakter harus dimulai sejak usia dini. Dan keluarga memiliki peran besar dalam membangun manusia Indonesia berkarakter, berahlak mulia dan dan berbudi pekerti luhur dengan rasa nasionalisme dan kebangsaan yang tinggi,” ujar Presiden Joko 
Widodo dalam acara Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD 2019 yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta, 1 dan 2 April 2019.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden juga akan meluncurkan Program Pendidikan Kebencanaan dan berdialog dengan 1.262 Bunda PAUD Nasional dan Bunda PAUD Daerah. Tema penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD Tahun 2019 adalah Memantapkan Peran Bunda PAUD dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia Sejak Usia Dini.
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi dalam sambutannya mengatakan tujuan kegiatan tersebut guna meningkatkan pemahaman Bunda PAUD terkait kerangka kebijakan global dan nasional di bidang PAUD. Meningkatkan pemahaman peran Bunda PAUD sebagai penggerak utama dalam pembinaan layanan PAUD di daerahnya masing-masing.
“Kami juga harapkan lewat kegiatan ini dapat menciptakan sinergi peran Bunda PAUD Provinsi dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota dalam pembinaan layanan PAUD. 
Mewujudkan kesamaan persepsi dalam pemantapan peran Bunda PAUD,” ujar Mendikbud.
Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan sarasehan dengan sejumlah pembicara antara lain; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Muhadjir Efendi, Ketua Bidang 1 OASE, Dr Ratna Megawangi, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas, Kemendikbud Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemendes PDT Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Ir Harris Iskandar, Ph.D menjelaskan peran strategis Bunda PAUD antara lain mendorong partisipasi dan peran serta masyarakat dalam mendukung pembinaan penyelenggaraan dan pengembangan layanan PAUD berkualitas (sosialisasi, pertemuan tentang penyelenggaraan PAUD).
Bunda PAUD, lanjut Harris, dapat memotivasi pengelola, penyelenggara, pembina, serta pendidik dan tenaga kependidikan dalam penyelenggaraan layanan PAUD berkualitas. 
Selain itu menggali berbagai sumber daya dana untuk mendukung penyelenggaraan program PAUD berkualitas di wilayahnya melalui sumber dana. Memberikan saran, masukan dan rekomendasi kepada pemerintah Pusat dan atau daerah untuk mendukung pembinaan dan pembiayaan pelaksanaan layanan PAUD berkualitas. 
Mendorong peningkatan jumlah dan mutu pendidik dan tenaga kependidikan PAUD (kualifi kasi, kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan).
“Mendorong peningkatan pengawasan di wilayah kerjanya terutama yang terkait bahan pembelajaran dan bahan ajar yang bebas dari kekerasan fisik, radikalisme, pornografi , dan sara. Mendorong meningkatnya konsumsi makanan sehat bergizi dan berkualitas bagi anak usia dini yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat aditip (Napza). 
Mendorong terciptanya layanan PAUD Holistik Integratif yang mencakup perawatan, pengasuhan, kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan dan kesejahteraan anak usia dini,” ujarnya.
Mc/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here