Polres Tanbu Luncurkan Sistem Tilang Elektronik

0
235
Batulicin – Polres Tanah Bumbu akan menerapkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Electronik.
Ditandai dengan peluncuran ETLE di ruang Aula Rupatama Polres Tanah Bumbu, Selasa ( 23/03/21) yang dihadiri staf ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan SDM,Wakapolres,Wakil Ketua DPRD, Kepala dinas perhubungan, Kepala dinas PUPR dan seluruh perwira jajaran Polres Tanbu.
Wakapolres Tanah Bumbu Kompol Novi Ari Wibowo, S.I.K mengatakan hari ini akan mengadakan penanda tanganan MoU dan uji coba perangkat Electronic Traffiic Law Enforcement atau yang sering kita kenal dengan tilang elektronik.
Peluncuran ini lanjutnya dalam rangka melakukan efisiensi, trasparansi dan akuntabilitas serta mendukung program kerja Kapolri Jenderal (POL) Listyo Sigit Prabowo, yang salah satunya tentang Sisitem Tilang Elektronik.
“Dengan tilang elektronik anggota polantas lebih fokus menjalankan tugas mengatur lalu lintas, serta mengurangi interaksi anggota dengan masyarakat yang dapat menimbulkan potensi penyalahgunaan kewenangan, bukan penghapusan tilang dijalan”, katanya
Penegakan hukum dengan tilang tetap berjalan, namun bukti pelanggarannya melalui bukti elektronik camera cctv dan perangkat pendukung yang terpasang di jalan raya, untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas secara otomatis.
Dengan sistem ini, kamera ETLE akan menangkap gambar kendaraan yang melanggar arus lalu lintas. Selanjutnya kamera secara otomatis alan mendeteksi jenis kendaraan dan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara.
Hasil data kendaraan tersebut disajikan kepada petugas TMC, kemudian petugas melakukan verifikasi jenis pelanggaran kendaraan yang tertangkap kamera ETLE. Dari hasil verifiksi petugas akan mengirimkan surat konfirmasi ke alamat pengemudi yang melanggar lalu lintas, selambat-lambatnya tiga hari setelah pelanggaran dilakukan.
Apabila dalam kurun waktu 14 hari setelah pelanggar menerima surat konfirmasi dari petugas pelanggar melakukan pembayaran denda dan apabila sampai batas waktu tidak dilakukan pembayaran, maka sebagai mana dalam ketentuan undang-undang, akan dilakukan pemblokiran pajak STNK.
Untuk diketahui bahwa ada 12 provinsi yang dilauncing pada tahap pertama untuk elektronic traffic law enforcement (ETLE) selanjutnya nanti akan berlaku di 36 provinsi.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here