Polres Tanbu Inisiasi Deklarasi Tanah Bumbu Aman dan Damai Pasca Peristiwa Minahasa.

0
131
Batulicin,Wtol –  Deklarasi Tanah Bumbu aman dan kondusif antara tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat dengan Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu digelar di Aula Rupatama,Mapolres Tanah Bumbu,Senin (3/2/20).
Kapolres Tanah Bumbu,AKBP Sugianto Marweki,SIK dan Bupati Tanah Bumbu,H Sudian Noor yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra,Hj Mariani bersama Forkopimda dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanah Bumbu mendeklarasikan sekaligus menandatangani  pernyataan komitmen bersama menjaga Kabupaten Tanah Bumbu tetap damai, rukun dan kondusif.
Deklarasi bersama dilaksanakan pasca peristiwa yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada tanggal 29 Januari 2020 lalu, yang langsung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca Juga : Kukuhkan Kades,Sudian Noor Minta Pembangunan Desa Dan Kabupaten Sejalan.
Baca Juga : Bupati Tebar Ribuan Benih Bandeng di Tambak Petani Desa Kersik Putih.
Sugianto Marweki mengatakan,deklarasi bersama ini didasari oleh kesadaran bahwa masyarakat Tanah Bumbu merupakan masyarakat yang sangat heterogen,terdiri dari berbagai suku dan agama yang berbeda.
“Kita tidak ingin apa yang terjadi di Minahasa menyebar ke Tanah Bumbu,mari bersama sama kita menjaga suasana kondusif aman dan damai ini,”ucap Sugianto.
Sementara itu,Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya yang dibacakan Hj Mariani meminta kepada tokoh masyarakat yang hadir agar setelah dilakukan deklarasi ini melakukan sosialisasi dan pencerahan kepada masyararkat untuk turun menjaga kedamaian dan kerukunan di Tanah Bumbu.
Deklarasi pernyataan ini dibacakan HM Zaki Yamani, perwakilan dari FKUB diikuti oleh Forkopimda dan Tokoh Agama.
Usai pembacaan pernyataan deklarasi damai ini dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh anggota Forkopimda dan FKUB Kabupaten Tanah Bumbu.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here