Pj Sekda Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka Tahun Ajaran Baru

0
202
Batulicin – Pj Sekretaris Daerah Kab Tanah Bumbu Dr H Ambo Sakka meninjau sejumlah sekolah yang akan melaksanakan belajar mengajar secara tatap muka pada ajaran baru pada bulan Juli 2021.
Didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Bumbu, Eka Sapruddin, mengunjungi sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) di wilayah kecamatan Batulicin dan Simpang Empat.
Sekda mengatakan,pihak sekolah yang melaksanakan pembelajaran secara tatap muka harus memperhatikan protokol kesehatan dilingkungan sekolah berjalan maksimal.
“Kita pantau lokasinya, kebetulan ada persiapan bimbel sekolah untuk ujian, maka dari situ kita dapat melihat kesiapan sekolah sudah siap menghadapi belajar mengajar secara tatap muka,” kata Ambo Sakka,Kamis (29/04/21)
Sejauh ini, menurutnya tidak ada masalah, terlebih lagi untuk aturan sekolah tatap muka hanya setengah saja yang masuk, misalnya dari 30 orang siswa menjadi 15 orang saja yang masuk ruangan kelas secara bergiliran.
“Kita akan terapkan sistem shif-shifan dan berlakukan tatap muka, hanya berlangsung beberapa jam saja yakni selama 3 jam tanpa ada jam istirahat,” sebutnya.
Sejauh ini, itu sudah diterapkan dan analisa dilapangan, pelaksanaan tatap muka sudah aman, dan itu akan terus dievaluasi, sedangkan untuk TK atau Paud saat ini masih belum bisa diterapkan itu.
“Dalam waktu dekat ini, semua guru akan divaksin, jumlahnya kurang lebih sekitar 5000 tenaga pendidik,” tuturnya.
Selain itu, siswa yang datang pun harus diperiksa suhu badannya, mereka yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat, akan dipulangkan.
“Alasan tatap muka ini digelar karena melihat pembelajaran daring, ada kejenuhan bagi anak-anak, yang mana mereka juga rindu dengan teman-teman sekolah dan belajar secara daring juga tidak bisa maksimal, beda dengan tatap muka langsung, anak-anak bisa lebih paham,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kadisdikbud Tanah Bumbu, Eka Sapruddin menambahkan, untuk penerapan sekolah tatap muka, saat ini sudah standar prokes dan pembagian siswa-siswi yang masuk serta ada pengurangan jam pelajaran.
“Sekolah-sekolah insya Allah sudah menyiapkan semua, yang masuk untuk smp kelas 9 dan sudah melaksanankan ujian sekolah selama 10 hari, sedangkan SD kelas 6 saat ini melaksanakan pembelajaran sekaligus bimbel untuk persiapan ujian,” pungkasnya.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here