Permintaan Pembuatan Kartu AK1 di Disnaker Tanbu Menurun

0
609
Batulicin,WTol – Jumlah pengajuan pembuatan kartu kuning (AK1) bagi pencari kerja di Kabupaten Tanah Bumbu pada dinas tenaga kerja Transmigrasi Dan Usaha Mikro (Disnakertrans UM) mengalami penurunan.
Hingga Agustus 2019,tercatat jumlah  pengajuan pembuatan kartu kuning sebanyak 997 orang.
Kepala Disnakertrans dan Usaha Mikro Kabupaten Tanbu,H Avian Noor mengungkapkan,pengajuan kartu kuning tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018.
” Ada penurunan, tahun lalu ada sebanyak 2.647 pengajuan yang didominasi pencari kerja tamatan SMA/SMK Sederajat,”terangnya, Kamis (29/08/19) di Batulicin.
Baca Juga : Terima Kunjungan Santri Tahfidz Laedership, Bupati Tanbu Pesankan Hal Ini.
Ia menjelaskan,mayoritas yang mengajukan kartu kuning merupakan lulusan SMA sederajat sebanyak 848 orang,disusul S1 sebanyak 88 orang
Sedangkan pencari kerja lulusan Diploma (D1,D2 dan D3) sebanyak 40 orang dan lulusan SMP 18 orang dan SD 3 orang.
“Lulusan SMA sederajat memang yang paling banyak mengajukan kartu kuning,namun ada juga yang lulusan S1 dan Diploma yang mengajukan,”ungkapnya.
Baca Juga : Harapan Bupati Atas Pelantikan 35 Anggota DPRD Tanbu 2019-2024
Dirinya juga menuturkan,pendaftaran kartu kuning pada Disnekrtrans saat ini telah menggunakan sistem online, sehingga para pencari cukup mendaftar lewat online sehingga sangat mempermudah para pencari kerja.
“Pendaftatan cukup dari rumah,mereka tinggal memasukkan data,kemudian data itu nanti akan kita sinkronkan dengan dokumen syarat yang mereka siapkan,setelah itu langsung kita cetak,” pungkasnya.
Data jumlah pengajuan kartu kuning ini dianggap pencari kerja aktif sebagai salah satu untuk mengetahui angka pengangguran di daerah ini.
*watol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here