Perkimtan Akan Bedah 382 Rumah Tak Layak, Ini Rinciannya

0
111
Batulicin,WTol – Pemerintah Kabupaten Tanbu melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) akan membedah 382 rumah warga tidak layak huni di tahun ini.
Kepala dinas Perkimtan, Mahriyadi Noor,mengatakan program bedah rumah berupa pembangunan baru dan perbaikan, serta peningkatan kualitas rumah tidak layak huni tersebut bagi masyarakat berpenghasilan rendah
“Totalnya ada 382 rumah yang tersebar dibeberapa desa ,”terangnya,Selasa (10/9/19) di Batulicin.
Baca Juga : Pawai Taaruf MTQ XVI Tanah Bumbu Berlangsung Meriah
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 302 rumah perbaikannya bersumber dari anggaran pemerintah pusat,sedangkan 50 rumah bersumber dari anggaran pemerintah provinsi.
” Untuk berah rumah yang bersumber dari APBD Tanbu ada sebanyak 30 rumah,terdiri dari 10 rumah pembangunan rumah baru dan sisanya 20 rumah merupakan rehab.”imbuhnya
Menurutnya, saat ini petugas sedang melakukan survei terhadap rumah yang layak untuk dibedah, yakni rumah kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.
“Untuk bedah rumah yang bersumber dari APBD Provinsi,saat ini tengah memasuki tahap verifikasi data,jumlahnya ada 50 rumah tersebar di sejumlah desa,”
Baca Juga : Sekda Lantik Dewan Hakim Dan Juri MTQ Ke-16 Kabupaten Tanah Bumbu
Untuk pengerjaannya sendiri,menurut Mahriyadi diserahkan kepada pihak ketiga dengan nilai Rp 13 Juta setiap rumah.
Sementara itu untuk program bedah rumah yang bersumber dari anggaran APBD Tanbu ada dua kategori yakni rehab  dan bangun baru,
“Kalau untuk rehab ada 20 rumah dimana setiap warga menerima dalam bentuk material dengan nilai Rp 21 juta,”imbuhnya
Baca Juga : Bupati Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Lansia
Selain dalam bentuk rehab rumah warga, pemerintah kabupaten Tanbu juga membangun baru bagi warga yang belum memiiki lahan sendiri.
” Kalau yang bangun baru ini ada 10 rumah,dimana lahan dan bangunannya disiapkan oleh daerah dengan anggaran Rp 40 juta setiap rumah,”pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here