Perangi Peredaran Narkoba,Lapas Di Kalsel Perketat Penggunaan HP Petugas dan Napi

0
434
Banjarmasin,WTOL – Badan Nerkotika Nasional (BNN) telah mendeteksi modulasi komunikasi Narapidana melalui Handphone (HP) dimana keberadaan HP yang dikuasai dan dipergunakan oleh Narapidana menjadi pemicu utama terjadinya komunikasi jaringan gelap peredaran Narkoba
Penggunaan Handphone di tengarai sebagian Lapas/Rutan dalam area komunikasi transaksi narkoba, bahkan berkembang pada tindakan penipuan dengan korban di masyarakat.
Karena itu dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat koordinasi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami,Minggu (03/02) di ruang rapat Sahardjo kantor Ditjen Pemasyarakatan beserta jajaran Pimpinan Tinggi Pratama memberikan arahan
kepada para Kepala Divisi Pemasyaraktan dan Para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan,agar lebih progresif dan masif melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (Narkoba) terlarang di Lembaga Pemasyarakarakatan/Rumah Tahanan Negara Se-Indonesia.
Untuk itu dilakukan upaya progresif seperti menyiapkan sistem penindakan bagi Narapidana yang kedapatan memiliki atau menggunakan HP dengan mengedepankan tahapan proses sosialisasi dan edukasi sampai dengan penindakan
Sementara bagi Petugas Lapas sebelum memasuki area hunian,memastikan penyimpanan bersifat ‘one man,one locker’ yang transparan,serta Kepala Lapas/Rutan menjadi inspirasi dan contoh untuk bersedia dan mewajibkan diperiksa saat memasuki Pengamanan Pintu Utama (P2U) dan sebelum memasuki area hunian.
Selain itu menyiapkan pemusnahan terhadap HP atau barang terlarang lainnya yang tidak diperlukan lagi sebagai bahan penyidikan.
“Bagi Kepala Lapas atau Rutan yang terbukti kedapatan keterlibatan Narapidananya melakukan pengendalian jaringan narkoba,akan dilakukan evaluasi kinerjanya sebagimana yang telah disampaikan dalam kegiatan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Pimti Pratama Ditjenpas melalui Teleconference kemaren, ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kalsel, Alfi Zahri ,Senin (04/02) yang secara khusus memanggil humas kanwil, bertempat di ruang kerjanya.
Langkah progresif dan serius dalam pemberantasan Narkoba di Lapas /Rutan se Kalimantan Selatan telah dilakukan sosialisasi tentang penindakan kepada Narapidana yang kedapatan memiliki dan menggunakan HP atau Simcard dan Charger sebagaimana instruksi dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Pemasyarakatan terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Lapas/Rutan di Indonesia.
Hmskwl/Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here