Pengembangan Pertanian di Tanbu Jadi Acuan di Kalsel

0
176
Batulicin,wartatanbu.co.id – Ketua Komisi II DPRD Kalsel yang di wakili H. Burhanuddin menyebut,Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi pertanian yang sangat luas untuk dikembangkan.
Hal itu dikatakan Burhanuddin didepan pejabat Pemkab Tanbu dalam Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalsel di Kabupaten Tanah Bumbu,Selasa (5/1/21) di Ruang Rapat Bersujud I.
Menurutnya, Kab Tanah Bumbu memiliki lahan pertanian yang cukup luas ditambah lagi beroperasinya sejumlah perusahaan besar swasta yang mengembangkan usaha pertanian dan perkebunan.
“Karena walau dengan luas wilayah lebih kurang 37.000 kilometer persegi, dari jumlah lahan Kalsel juga memiliki potensi untuk pengembangan usaha perkebunan peternakan terpadu,” lanjut anggota DPRD Kalsel Asal Tanah Bumbu tersebut.
Untuk itu lanjutnya ,kunjungan kerja (Kunker) Komisi II ke Kabupaten Tanah Bumbu kali ini untuk mendapatkan informasi bagaimana perkembangan pertanian dan perkebunan di Bumi Bersujud ini.
“Kami ingin melihat perkembangan usaha perkebunan di Tanah Bumbu,”tandasnya
Melalui Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Bidang Ekonomi dan Keuangan yang juga membidangi pertanian ini diharapkan  mendapatkan gambaran prospek perkebunan serta pertanian untuk dikembangkan ddi Provinsi Kalsel.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanah Bumbu Fauraji Akbar saat membuka dan menyambut rombongan Kunker DPRD Kalsel mengatakan, Pemerintah daerah sangat bangga dan menyambut baik,Kabupaten Tanah Bumbu dipilih sebagai salah satu acuan Pemerintah Provinsi untuk menyusun prosfek pengembangan pertanian dan perkebunan di Provinsi Kalimantan Selatan
“Kami juga terus berupaya mengembangkan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Tanah Bumbu dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang masih belum optimal”, pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga DPRD Kalsel dan Pemerntah Daerah bertukar Cendera mata sebagai kenang kenagan dari kedua belah pihak.
Rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here