Peneliti UM Masih Pelajari Gubahan Ruang Lukisan Dinding Gua di Mantewe

0
208
BATULICIN,WARTATANBU.CO.ID – Tim Peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) tengah melakukan observasi terkait gubahan ruang lukisan dinding Gua Butet yang berada di kawasan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.
Didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Bumbu,penelitian yang dilaksanakan selama 8 hari sejak tanggal 11 hingga 18 Oktober 2021 telah memasuki hari keempat.
“Penelitian ini sangat bermanfaat, karena di Tanah Bumbu sendiri belum ada tim penelitian.Sehingga keberadaan gua di Bumi Bersujud akan dapat terekspos,”terang Kabid Kebudayaan Disdikbud Tanah Bumbu, Muhammad Rafii,Kamis(14/10/21)
Menurutnya, peninggalan masa lalu yang ada di Tanah Bumbu perlu dilindungi baik itu lukisan, fosil manusia purba dan peninggalan lainnya.
Ia berharap, dengan adanya penelitian tersebut dapat memperjeli untuk mengetahui benar atau tidaknya dugaan-dugaan terhadap manusia purba yang pernah hidup di Gua Tanah Bumbu karena disebut sebagai Kars Maratus Tenggara.
Untuk melestarikan situs cagar budaya ini yang merupakan warisan dunia untuk memperkaya khazanah bangsa. Dukungan pemerintah daerah agar dapat memberikan perhatian khusus untuk pengembangan dan kemajuan kebudayaan di Tanah Bumbu.
Dosen Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) Blasius Suprapta mengatakan, di Kalimantan terdapat beberapa lokasi lukisan dinding gua, dan yang terkenal di Manca Negara adalah Sangkurilang di Kaltim.
“Yang di Kalsel khususnya Tanah Bumbu merupakan rangkaian dari pegunungan meratus, yang disebut Karst Meratus Tenggara,” terangnya
Di Tanah Bumbu sendiri sebutnya, terdapat sejumlah gua yang dihuni manusia purba yang ternyata dugaan dan yang diteliti oleh Balai Arkeologi Kalimantan Selatan ternyata terbukti, tetapi fokusnya pada aspek litik yakni alat-alat mesolitik, sementara Riset dan Teknologi Universitas Negeri Malang (UM) fokus pada lukisan dinding gua.
Terdapat kawasan karts yakni adanya gua yang dihuni manusia pada masa berburu yang disebut Tingkat Budaya Mesolitik. Dimana terdapat lukisan dinding gua yang menjadi target penelitian yang perlu diekspos dan digali lebih dalam. (Zd/ds/wtol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here