Pemko Banjarmasin Permanen Tutup U-turun Depan RS Ulin

0
215

Banjarmasin – Untuk mengurai kemacetan akhirnya Pemko Banjarmasin pekan depan akan menutup U-turn di Kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Rumah Sakit (RS) Ulin yang selama ini menjadi primadono putar balik arah terdekat bagi warga Kota Banajarmasin baik dari luar kota maupun menuju dalam kota.

Padahal  U-turn yang direncanakan akan ditutup permanen tersebut yang sejak puluhan tahun menjadi  akses keluar masuk menuju RS Ulin. Namun oleh Pemko Banjarmasin belakangan ini  dianggap sebagai salah satu biang kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.

Kepala Dishub Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Chalik kepada wartawan mengatakan, selain posisi u-turn yang tidak tepat, sesuai kajian Dishub di sana juga sering terjadi konflik, sehingga sangat membahayakan bagi pengendara.

“Pengendara dari Jalan Ahmad Yani sering langsung memotong  untuk menyeberang ke rumah sakit. Yang memutar arah dari kilometer satu dan enam juga membahayakan,” ucap Kepala Dishub Banjarmasin yang kini merangkap menjadi Badan Pengawas PDAM Bandarmasih Drs H Ichwan Noor Chalik di Balai kota, Senin (9/7).

Penutupan u-turn tersebut merupakan salah satu rangkaian dari upaya pengalihan arus lalu lintas yang diputuskan saat rapat antara Dishub Banjarmasin dengan instansi berwenang lainya.“Jadi usai lebaran kemarin kami melakukan rapat forum bersama Polda Kalsel, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XI, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Kalsel, dan pihak management Duta Mall,” katanya.

Baca juga : Tanah Bumbu Juara Pertama Spesial Desain Pada Apkasi Otonomi Expo 2018

Selain melakukan penutupan, pihaknya juga akan membuat u-turn baru, tepatnya di depan Jalan Simpang Ulin. Tujuanya untuk mempermudah akses keluar masuk kendaraan yang mengarah ke Duta Mall.

“Disekitaran u-trun itu akan dibuat jalaur khusus bagi kendaraan yang mau ke Duta Mall, supaya tidak tertumpuk. Juga akan dipasang traffic light guna pengaturan arusnya. Kalau untuk dana pembangunan dibantu pihak DM,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk perubahan arus lalu lintas dari Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 yang ingin menuju RS Ulin diharuskan memutar terlebih dahulu ke Jalan Pangeran Antasari, kemudian ke Jalan Kolonel Sugiono.

“Makanya kami juga akan merekayasa keluar masuk kendaraan di Sentra Antasari. Karena kalau ini diterapkan pengguna jalan akan banyak menggunakan jalur itu,” jelasnya.

Sedangkan untuk yang darurat seperti ambulan diperbolehkan untuk memutar balik langsung di pertigaan Jalan Kolonel Sugiono. “Khususnya ambulan boleh memutar langsung. Walaupun lebih jauh sedikit tidak apa-apa,” ujarnya.

Kemudian, kendaraan dari arah Kilomter satu, atau dari Jembatan Dewi diperbolehkan menuju ke arah Jalan Kolonel Sugiono.

(sun/wtol)