Pemkab Tanbu Target Penurunan Stunting Jadi 14 Persen di Tahun 2024

0
90
Batulicin,wartatanbu.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menargetkan penurunan angka stunting di daerah ini menjadi 14 persen di tahun 2024.
Dukungan pencapaian target itu disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar yang diwakili Sekda,H Ambo Sakka saat menerima kunjungan tim penilai Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Tanah Bumbu,Senin (20/6/22) di Ruang Rapat Bersujud 1,Kantor Bupati Tanah Bumbu.
Kunjungan tersebut dalam rangka penilaian pelaksanaan delapan aksi convergensi percepatan penururunan stunting tahun 2021.
Sekda menyampaikan, sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, penilaian ini sebagai upaya bersama dalam percepatan pengentasan stunting di angka 14 persen di tahun 2024.
Untuk itu sekda menegaskan, diperlukan startegi khusus dan sinergitas yang baik dari semua pihak untuk mencapai target itu.
“Dibutuhkan sinergitas semua elemen dan SKPD yang masuk dalam konvergensi stunting agar dapat fokus dan serius dalam menjalankan program penurunan stunting,” kata Sekda.
Pemerintah daerah lanjut Sekda,terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting melalui berbagai kebijakan daerah.
“Kebijakan penurunan angka stunting tersebut, dapat tercapai, jika terbangun sinergitas dan kerjasama yang baik semua elemen dan SKPD yang masuk dalam konvergensi stunting dalam menyusun program dan kegiatan,” imbuhnya.
Sementara itu,Ketua TP2S Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Wahyu Windarti,mengucapakan terima kasih kepada tim penilai dari provinsi beserta rombongan atas kunjungan di Bumi Bersujud.
TP2S Kabupaten Tanah Bumbu beserta pimpinan SKPD yang terkait sudah bekerja sesuai dengan kemampuan di lapangan.
Sebelumnya, tiga tahun berturut-turut sejak 2019, 2020, dan 2021 lalu Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah yang terbaik dalam hal penanganan kasus stunting pada bayi.
Dalam kunjungan tim Provinsi Kalsel ini Pemkab Tanah Bumbu berharap tim penilaian kinerja delapan aksi percepatan penurunan stunting dapat memberikan bimbingan, arahan, pembinaan dan melihat sejauh mana keberhasilan program dan kegiatannya dalam upaya menurunkan angka stunting di Bumi Bersujud.
Adapun pelaksanaan delapan aksi convergensi percepatan penururunan stunting meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, Perbup peran desa, pembinaan KPM, sistem management data, pengukuran dan publikasi, serta review kinerja. (Zd/wtol).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here