Pemkab Tanbu Dorong Koperasi Agar Aktif Gelar RAT.

0
207
Batulicin, WTOL – Pemerintah daerah mendorong setiap koperasi yang ada di Tanah Bumbu untuk aktif melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Ini sebagai salah satu indikator sebuah koperasi yang sehat.
Untuk menambah pengetahuan perkoperasian tersebut,Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Koperasi Dan Usaha Mikro ( DisnakerKop Um) Tanah Bumbu bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel memberikan pelatihan perkoperasian bagi Kelompok usaha tani nelayan dan wanita di Tanah Bumbu.

Pelatihan di buka Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, Gustafa Yandi, di Balai Pelatihan Pertanian Desa Manurung, Kusan Hilir, Senin(12/11/2018) pagi

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Selatan, Gustafa Yandi,mengungkapkan,dari sebanyak 2.500 Koperasi yang ada di Kalsel, hanya terdapat 1.700 Koperasi yang aktif beroperasi
“Hingga kini sebanyak 300 koperasi yang sudah di bubarkan dengan sejumlah alasan, diantaranya karena koperasi yang bersangkutan tidak melakukan aktifitas perkoperasian lagi,” ungkapnya.
Karena itu menurutnya pembinaan yang dilakukan saat ini lebih di fokuskan pada koperasi yang masih aktif.
“Kita terus melakukan upaya dengan mendorong koperasi yang ada untuk aktif melakukan Rapat anggota tahunan.Kemampuan Sumber daya manusia yg belum memadai, menjadi salah satu kendala,sehingga tidak jarang koperasi tidak ada laporan keuangan ditambah lagi anggota koperasi banyak yang pasif,”
Karena itu melalui pelatihan ini dirinya berharap dapat menambah pengetahuan tentang perkoperasian.
” Setiap anggota koperasi harus tahu apa hak dan kewajiban mereka, salah satunya yakni mendorong pengurus koperasi untuk melaksanakan Rapat Anggota Tahunan, ” pungkasnya
Senada dengan itu,Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan usaha Mikro,Tanah Bumbu,Suhartoyo melalui kabid koperasi dan ukm berharap,melalui pelatihan ini peserta dapat lebih memahami perKoperasian dan menambah pengetahuan kewirausahaan.
“Saya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan wawasan perkoperasian dan kewirausahaan bagi para petani nelayan dan usaha mikro,”terangnya
Diklat perkoperasian dan
pengembangan usaha dan kemitraan bagi kelompok tani dan nelayan diikuti 60 peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here