Pemdes di Tanbu Diminta Sampaikan Data IDM Secara Riil

0
172
Batulicin – Data Indeks Desa Membangun (IDM) yang merupakan status perkembangan desa menjadi salah satu acuan oleh pemerintah pusat untuk menentukan besaran penyaluran dana desa.
Oleh karenanya pemerintah desa diminta selalu melakukan input data IDM secara valid dan mampu dipertanggungjawabkan secara fakta dilapangan.
Camat Kusan Hulu,melalui Kasi Pemerintahan, Wahyudi Aprianto menyampaikan hal itu pada kegiatan sosialisasi pemutakhiran data IDM berbasis SDGs desa di Gedung Abdul Kadir Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kamis (1/4/21)
Dirinya meminta kepada seluruh perangkat Desa Binawara, Pacakan dan Bakarangan yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut agar melakukan pendataan IDM desa secara jujur, jangan sampai memanipulasi data untuk mengukur status desa.
“Desa yang kriterianya berkembang, jangan sampai dimasukkan desa status tertinggal, hanya kerena menginginkan bantuan dana yang lebih besar,” ujarnya
Alasannya bila dibandingkan tambahan dana afirmasi itu jauh lebih kecil besarannya ketimbang dengan tambahan alokasi dana untuk desa yang mempunyai kinerja yang lebih baik.
” Desa Mangkalapi, pada tahun 2020 yang memiliki kinerja pelaporan penggunaan keuangan secara baik dan tepat waktu, sehingga pada tahun 2021 pemerintah pusat memberikan ganjaran bantuan dana desa yang mencapai Rp 1,4 Miliar berkat prestasinya bukan karena status desanya yang tertinggal,”tambahnya
Untuk itu Wahyudi menegaskan, dalam penginputan data IDM yang dilakukan secara online pemerintah desa akan didampingi langsung pendamping lokal desa yang diharapkan mampu memfasilitasi desa melakukan pendataan secara riil.
*Zd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here