Pembangunan Rumah Kemasan Tanbu, Sentra Pengembangan Kemasan Produk UMKM

0
151
Foto : Produk kemasan makanan Khas Tanah Bumbu
Batulicin – Pembangunan rumah kemasan di Kabupaten Tanah Bumbu bertujuan mewujudkan keinginan pemerintah pusat agar seluruh kabupaten memiliki rumah kemasan.
Dengan hadirnya rumah kemasan tersebut nantinya para pelaku IKM tidak perlu lagi memesan produk kemasan ke luar daerah yang umumnya sering dilakukan hingga sampai ke Pulau Jawa.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindusterian (Disdagri) Tanah Bumbu H. Deny Haryanto, mengungkapkan, hingga kini pembangunan rumah kemasan di Kabupaten Tanah Bumbu yang berada di Kecamatan Simpang Empat telah mencapai 40 persen.
“Untuk 2021 difokuskan pada penyelesaian bangunan. Sementara fasilitas dari rumah kemasan berupa mesin kemasan akan direncanakan selanjutnya pada 2022 mendatang,” ujar Kadis melalui Kabid Perindusterian, Fityanto di Batulicin,Senin (4/10/21)
Pembangunan rumah kemasan berukuran 24X15 meter persegi itu telah dimulai sejak Agustus 2021 lalu. Dan diperkirakan akan rampung pada November 2021 mendatang dengan anggaran sebesar Rp 1,5 Milyar.

Ia berharap para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanah Bumbu nantinya dapat memanfaatkan rumah kemasan yang ada.
Dengan adanya bangunan tersebut, dijelaskan Fityanto, manfaat yang bisa didapatkan oleh pelaku IKM adalah masyarakat yang bergerak dalam bidang industri dapat diakomodir dalam pengemasan barang.
Selain itu juga mempermudah dalam pemesanan tanpa membutuhkan biaya kirim yang besar.
Kelebihan lainnya, orderan di rumah kemasan nanti hanya minimal 100 kemasan, sehingga dapat dijangkau oleh semua IKM, sementara dari segi biaya, akan ditentukan oleh daerah sendiri.
Berdasarkan data pelaku IKM, yang terbanyak adalah di Kecamatan Simpang Empat. Total pelaku IKM di Tanah Bumbu hingga saat ini berjumlah sekitar 2.000an unit.
Masih terkait rumah kemasan, rencana pegawai yang akan bertugas dari Disdagri, namun tidak menutup kemungkinan akan merekrut orang yang ahli dalam bidang design. Dan Manajemen sendiri dari dinas karena pembangunan tersebut seperti setengah hibah namun dikelola penuh oleh daerah.
Adapun, pembangunan rumah kemasan tersebut merupakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA).
Zd/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here