Peluang Usaha Kuliner dari Lomba Menu PPL B2SA

0
202
BATULICIN,WARTATANBU.CO.ID – Kegiatan lomba olahan pangan lokal yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kab Tanah Bumbu,Senin (18/10/21) di dorong menciptakan peluang usaha baru dibidang kuliner.
Selain faktor rasa, penyajian dan pengemasan produk kuliner juga menentukan nilai serta bagaimana mengajak instansi terkait untuk mengembangkan olahan berbahan pangan lokal itu.
“Rasa dan kreativitas nya sudah bisa disajikan dan mengarah ke konsumsi masyarakat luas,” ujar Ketua TP PKK Tanbu diwakili Hj.Hasnah Masude,di Batulicin,Senin (18/10/21).
Lomba Menu Pengembangan Pangan Lokal (PPl) Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten tahun 2021 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Sekda Kab Tanbu) H. Ambo Sakka,Senin (18/10/2021) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan setempat.
Lomba diikuti peserta dari 12 pengurus PKK se Kabupaten Tanah Bumbu.
Sekda Tanah Bumbu, H Ambo Sakka mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebatas peningkatan kuantitas dari menu yang diperlombakan saja namun juga memperhatikan kualitas makanan.
“Paling tidak masyarakat bisa teredukasi bahwa makanan itu dibutuhkan gizi yang seimbang atau menu yang bermutu hingga terjamin dan hieganis dari sudat kesehatan,” kata Sekda
Bicara kendala untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat itu tampak sulit,namun ungkap sekda bahwa ada paradigma yang berkembang di masyarakat dimana makan itu lebih dibutuhkan pola instan.
“Mereka kalau sudah lapar maka akan mencari cepat saji atau cepat di konsumsi sehingga diharapkan kepada ibu ibu lebih jeli bagaimana membuat makanan itu lebih menarik bagi anak anak hingga mengurangi jajanan yang tidak hiegienis.dalam hal ini inovasi sangat di butuhkan,”tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab.Tanbu Nahrul Fajeri turut mengajak para kader PKK Kecamatan dan masyarakat lainnya ,dimana pengembangan pangan lokal ini tidak hanya sebatas lomba, namun harus berkesinambungan.
“Kita punya bahan pangan lokal yang tersebar di berbagai Kecamatan,maka itu sudah saat nya kita berinovasi bagaimana hasil olahannya dimanfaatkan hingga bernilai ekonomis,selain bergizi serta sehat untuk di konsumsi,” tuturnya. (Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here