Peletakan Batu Pertama Pesantren Entrepreneur PT BIB, Cetak Santri Berjiwa Mandiri

0
148
Batulicin,Wartatanbu.co.id – PT Borneo Indo Bara (BIB) melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Syarif Ali di Desa Angsana Kecamatan Angsana,Tanah Bumbu.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar bersama perwakilan PT BIB, Riadi Simka Pinem, Kepala desa Angsana dan Ketua Yayasan Pesantren Syarif Ali, H Sayid Umar Al Idrus,Rabu (29/12/21).
Pembangunan Pondok pesantren tersebut merupakan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) PT BIB dibidang pendidikan keagamaan.
Riadi Simka Pinem, selaku perwakilan PT Borneo Indo Bara mengatakan, pembangunan ponpes ini merupakan wujud komitmen dan tanggungjawab perusahaan dalam membangun sinergitas bersama pemerintah daerah khususnya dibidang pendidikan.
” Melalui program ini kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan anak anak kita yang pada akhirnya mendorong meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tanah Bumbu,” ujarnya.
Dibangunnya lembaga pendidikan ini merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerintah daerah mencetak generasi qur’ani.
” Ini merupakan program CSR yang berkelanjutan di bidang pendidikan.Selain itu juga akan menjadi ikon baru di Tanah Bumbu setelah pembangunan masjid apung,” tambahnya.
Pembangunan Pondok pesantren Syarif Ali diatas lahan seluas 12 hektar akan dilaksanakan dengan sistem tahunjamak dengan anggaran mencapai Rp8,9 Miliar. Yang ditargetkan rampung dalam dua tahun mendatang.
Nantinya ponpes yang memiliki 5 lokal ini mampu menampung 1000 santri dengan mengusung konsep ponpes Entrepreneur dimana pihak Yayasan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar untuk daya dukung pemberdayaan ekonomi pesantren melalui wirausaha santri.
Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada PT BIB atas pembangunan ponpes ini. Menurut bupati keberadaan ponpes ini akan menambah lembaga pendidikan di Tanah Bumbu.
Bupati menyampaikan,program tersebut sejalan dengan konsep pembangunan di Tanah Bumbu yakni pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk membangun sumber daya manusia berkualitas dibutuhkan sinergitas pemerintah daerah bersama stakeholder secara menyeluruh.
” Pembangunan SDM adalah adalah kunci masa depan, salah satunya adalah akselerasi dibidang pendidikan,” ujar Bupati.
Tuntutan revolusi pendidikan saat ini lanjut bupati adalah generasi muda harus memiliki otak cerdas sekaligus menguasai teknologi.
” Saya sampaikan rasa bangga dan rasa syukur terutama kepada PT BIB yang telah menjalankan apa yang menjadi ketentuan pemerintah terhadap tanggungjawab perusahaan,”imbuhnya.
Pemerintah daerah memberikan perhatian penuh kemajuan pendidikan di Tanah Bumbu.
“Bahkan kurikulum sekolah umum akan menerapkan sistem pendidikan kurikulum pesantren. Ini tidak lain untuk melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah,”pungkasnya. (Wtol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here