Operasi Gabungan TIMPORA Kotabaru Sasar Perusahaan Tambang Dan Perkebunan

0
333
Kotabaru,WTOL – TIM Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Kotabaru melaksanakan Pengawasan Gabungan dalam rangka Antisipasi Tertib Administasi WNA,Rabu (28/11/2018) kemarin
Kegiatan operasi gabungan Tim PORA Kabupaten Kotabaru ini merupakan operasi rutin yang bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi perusahaan-perusahaan yang memperkerjakan tenaga kerja asing terkait kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian.
Sepanjang tahun 2018, Kantor Imigrasi Kelas II Batulicin telah melakukan penindakan terhadap 7 (tujuh) orang Warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan melakukan pelanggaran keimigrasian di wilayah Kabupaten Kotabaru, yaitu 3 (tiga) orang WN RRT; 3 (tiga) orang Warga Negara (WN) Malaysia; dan 1 (satu) orang WN Thailand.
Terhadap ketujuh WNA tersebut telah dilakukan pendeportasian atau pemulangan kembali negara asalnya.
Selama ini pihak perusahaan telah melaporkan kepada pihak imigrasi apabila ada tamu asing yang berkunjung di perusahaan. Namun, TIMPORA Kabupaten Kotabaru tetap menghimbau agar perusahaan melaporkan kegiatan dan aktivitas keberadaan Orang Asing (OA) di Perusahaan-perusahaan yang ada di Kotabaru.
Perusahaan diharapkan berinisiatif dan melaporkan setiap kedatangan dan keluarnya WNA yang bekerja di Perusahaan, sehingga akan mempermudah TIM PORA dalam melakukan pengawasan.
Adapun pengawasan OA dilakukan pada beberapa perusahaan diantarnya PT. Arutmin Indonesia untuk pengecekan administasi. Dimana TIMPORA mendapati 1 orang TKA WN Australia yang bekerja di PT. Arutmin Indonesia.
Selanjutnya, TIMPORA Kabupaten Kotabaru melaksanakan pengawasan ke PT. Golden Hope Nusantara (GHN). Saat ini ada 4 orang WNA yang bekerja di PT. GHN.
Sementara itu Dodi Karnida dalam releasenya.Kamis (29/11) Siang, menyampaikan bahwa pada tanggal 26 November 2018 tercatat jumlah WNA yg tinggal di Kalimantan Selatan adalah sebanyak 380 orang yg berasal dari 39 Negara.
Adapun urutan terbanyak WNA ialah 158 orang WN RRT, 50 WN Korea Selatan dan 23 orang Thailand. Adapun WN Jepang, Guyana, Mesir, Laos dan Rusia masing-masing 1 orang.
Berdasarkan maksud tujuan tinggal di Kalsel antara lain 76 org Tenaga Ahli, 51 orang Profesi Menerima Bayaran dan 34 orang Pelajar/Mahasiswa, 4 org WNA anak dari WNI, 3 orang pasangan WNI dan 1 orang Atlit Profesional.
Adapun WNA yg tercatat di Kanim Batulicin yang wilayah kerjanya meliputi Kab. Kotabaru dan Tanah Bumbu, per tanggal 26 November 2018 tercatat sebanyak 41 WNA yang mayoritas ialah TKA Bidang Perkebunan dan Pertambangan.
Hms kwl/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here