Nelayan Tanbu Ikuti Sosialisasi Nelayan Sadar Frekwensi Yang Digelar Balmon Kelas II Banjarmasin

0
55
Batulicin,WTol – Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banjarmasin melaksanakan sosialisasi ketentuan dan pemanfaatan radio komunikasi kapal nelayan.
Sosialisasi digelar sebagai upaya memberikan edukasi kepada pengguna frekwensi radio di Tanah Bumbu agar bijak menggunakan frekuensi radio demi keselamatan pelayaran.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut dilakukan juga peluncuran gerai maritim on the spot layanan izin stasiun radio kapal laut di Pelabuhan Perikanan Kelas C Batulicin,Senin (16/3/20)
“Sosialisasi dilatarbelakangi potensi gangguan pada frekuensi radio penerbangan yang ditimbulkan oleh radio komunikasi nelayan, terjadinya musibah yang menimpa nelayan di laut dan penggunaan komunikasi tidak sesuai ketentuan kapal nelayan,” terang Muhammad Amin Selaku pelaksana kegiatan.
Berdasarkan persoalan tersebut, dikatakan Amin, pemerintah pusat mencanangkan kegiatan maritim on the spot yang pada 2019 telah dilaksanakan di 8 provinsi dan 22 provinsi dilakukakan pada 2020 termasuk di Kalimantan Selatan.
” Harapannya dengan kegiatan ini mampu mengurangi gangguan pada frekuensi penerbangan, meningkatkan keselamatan pelayaran serta mendorong penggunaan perangkat dan spektrum frekuensi radio yang tertib, legal, bertanggung jawab sesuai peruntukannya,” jelasnya
Sementara itu Kepala Balai Monitor Spektrum Kelas II Banjarmasin, Mujiyo mengatakan, tugas utama lembaganya adalah untuk melaksanakan pengawasan dan pengendalian bidang penggunaan spektrum frekuensi radio baik yang digunakan dinas, maritim, jaringan seluler, radio amatir dan sebagainya.
Sebelumnya Plt. Kepala Pelabuhan Perikanan Kelas C Batulicin, Akhmad Syarwani mengatakan, visi pengembanagan Pelabuhan Perikanan Batulicin yakni mewujudkan pelabuhan perikanan terpadu, bersih, tertib, nyaman dan maju sebagai sumber pertumbuhan pengembangan ekonomi masyarakat perikanan berkelanjutan.
“Penggunaan frekuensi radio menurut harus sesui dengan aturan kebijakan pemerintah yang berlaku untuk digunakan berdasarkan porsi kebutuhan masing-masing pengguna dan dapat digunakan secara bijak untuk keselamatan kerja khususnya bagi nelayan ketika berkegiatan di laut,”katanya
Dalam sosialisasi dan lauching gerai, juga dilakukan penyerahan secara simbolis izin stasiun radio kapal laut kepada pemilik kapal KMN Berkat Aulia dan Kapal David Putra.
Zh/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here