Mentan Amran Sebut Tanah Bumbu Pemasok Pangan Ibu Kota Yang Baru

0
144
Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tengah mengembangkan kawasan komoditas penyangga pangan untuk kemandirian pangan ibu kota baru Republik Indonesia yang rencananya pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
Dirinya optimistis Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara nantinya dapat mandiri pangan tanpa disuplai dari impor.
Baca Juga : Haornas Ke 36,Bupati Lepas Peserta Jalan Santai Di Education Park.
Pengembangan kawasan penyangga pangan akan dibangun melalui sistem klaster budi daya pada 10 kabupaten di provinsi itu.
“Kami membangun kota baru yang mandiri pangan. Mimpi besar kami adalah menyiapkan pangan untuk penduduk di ibu kota baru, kita siapkan lebih awal. Nantinya di tahun 2024, kebutuhan pangan langsung dipenuhi sendiri dari masyarakat Kalimantan Timur, karena umur komoditas hortikultura 2-3 tahun sudah berbuah,” kata Amran melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu
Baca Juga : Cegah Stunting, Kader Posyandu Lombakan Kreasi Makanan Tambahan Ibu dan Bayi
Pada rapat koordinasi di Balikpapan, Amran menyebutkan selain 10 kabupaten di Kalimantan Timur yang dijadikan sebagai kawasan penyangga pangan, terdapat beberapa Kabupaten penyanggah yang akan menyuplai pasokan pangan
“Kabupaten Tanah Bumbu menjadi sentra produksi padi dan cabai, Tanah Laut sebagai sentra padi, jagung, cabai dan bawang merah; Kapuas Hulu sebagai sentra padi, cabai dan bawang merah; Ketapang sebagai sentra cabai, Kutai Barat sentra padi dan jagung dan Kabupaten Paser sentra padi, cabai dan bawang merah,”jelasnya
Untuk di Kaltim ia menyebutkan, Kabupaten Berau dibangun menjadi sentra produksi jagung dan bawang merah, Kabupaten Bulungan dan Nunukan sebagai sentra padi, cabai dan bawang merah dan Malinau sebagai sentra produksi padi dan jagung.
“Untuk penyediaan daging sapi, ayam, buah-buahan dan komoditas lainnya dibangun klaster. Jadi kabupaten mana yang memproduksi ayam dan seterusnya
Amran menambahkan nantinya masing-masing kabupaten akan dibangun klaster-klaster komoditas pertanian yang dikoperasikan. Kemudian koperasi tersebut akan dikelola dengan sistem korporasi sehingga menjadi kuat dengan teknologi yang tinggi, efisien, profitable dan menjangkau proses panen dari hulu ke hilir.
Baca Juga : Warga Manfaatkan Perpustakaan Mini Di Taman Edukasi Batulicin.
Pada Rakor bersama Korps Alumni Mahasiswa Islam (Kahmi) ini, Amran menyerahkan bantuan untuk kelompok tani binaan Kahmi berupa traktor roda empat sebanyak 10 unit, bibit jagung untuk 100 ribu hektare dan bibit tanaman dan hortikultura untuk 50 ribu hektare
Sumber : Antaranews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here