Makrifat adalah Sifat Berani Melawan Syahwat dan Hal Buruk, Ketahui Manfaatnya

0
215
Khazanah – Dalam islam tentu umat muslim sudah memahami bahwa setan merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah yang ada untuk mengganggu manusia.
Di sini, setan dapat mempengaruhi pikiran manusia untuk melakukan suatu tindakan atau hal yang buruk. Jika manusia tergoda dan mengikuti pikiran tersebut, maka setan berhasil membawa manusia pada hal yang dibenci Allah.
Meskipun dalam ajaran sangat wajar terjadi, namun manusia perlu meningkatkan iman dan takwa kepada Allah agar senantiasa dilindungi dari segala godaan setan.
Jika umat muslim dapat meneguhkan iman dan berani melawan segala pikiran buruk, tentu akan mendapatkan lebih banyak kebaikan dan kemudahan dari Allah.
Sifat demikian dalam agama Islam sering disebut dengan makrifat. Makrifat adalah sifat berani melawan syahwat, amarah, dan mampu meninggalkan berbagai hal buruk yang dilarang dalam agama.
Tentu tidak semua orang mempunyai atau dapat dengan mudah mengamalkan sikap ini. Namun jika hal ini dapat diterapkan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, maka terdapat banyak manfaat yang bisa didapatkan.
Dengan begitu, setiap umat muslim perlu memahami apa yang dimaksud dengan makrifat dengan. Memahami makrifat adalah suatu satu langkah awal yang bisa dilakukan agar dapat menerapkannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari situs NU Online, kami merangkum pengertian, tanda dan manfaat makrifat adalah sebagai berikut :
Pengertian Makrifat
Untuk mengenal sifat makrifat dalam agama Islam dapat dipahami melalui pengertiannya terlebih dahulu.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, makrifat adalah sifat berani melawan syahwat, amarah, serta mampu meninggalkan berbagai hal buruk yang dilarang dalam agama.
Makrifat adalah suatu pengalaman batin yang tidak tampak atau tidak terlihat. Sebab, hal ini berkaitan dengan pola pikir seseorang yang dapat menghindarkan diri sendiri dari berbagai perbuatan buruk dan maksiat.
Dengan begitu, makrifat dipahami sebagai suatu sikap baik yang berusaha melawan berbagai pikiran dan perilaku buruk yang dapat dilakukan.
Dengan melawan dan mencegah diri sendiri dari perbuatan maksiat, tentu akan disenangi Allah dan mendapat berkah kebaikan dan kemudahan dari-Nya.
Ini juga menunjukkan bahwa seseorang beriman kepada Allah dan agamanya. Dengan menjauhi setiap larangannya, orang tersebut insyaAllah akan selalu mendapat perlindungan dari Allah dalam keadaan apapun.
Tanda Makrifat
Setelah mengetahui pengertian umumnya, berikutnya terdapat beberapa tanda makrifat yang perlu diketahui. Dalam hal ini, seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa makrifat merupakan suatu pengalaman yang tidak tampak dan terlihat secara jelas.
Meskipun begitu, orang-orang yang memiliki sifat ini biasanya mempunyai ciri umum yang menunjukkan bahwa dirinya termasuk orang makrifat.
Pertama, tanda makrifat adalah dapat dilihat dari sejauh mana intensitas orang tersebut beribadah kepada Allah. Semakin sering intensitas yang dilakukan, maka akan menunjukkan ketaatannya pada agama.
Gerakan ketaatan ini merupakan salah satu tanda makrifat pada diri seseorang.
Meskipun begitu, ketaatan yang dimaksud di sini bukan sebatas ketaatan dalam beribadah khusus saja seperti sholat, dzikir, membaca Al-Quran.
Melainkan ketaatan yang juga diterapkan dalam kehidupan dan profesi keseharian. Baik itu seorang pelajar, mahasiswa, pengrajin, pedagang, pemerintah, penyedia jasa, atau profesi lainnya.
Dengan begitu, makrifat adalah sifat yang akan tampak ketika seseorang dapat melaksanakan ketaatan dalam beribadah dan kehidupan sehari-harinya.
Selain ibadah khusus yang terus ditegakkan, orang yang bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaannya, berintegritas, profesional dan maksimal, juga merupakan salah satu ciri sifat makrifat yang ada pada diri seseorang.
Manfaat Makrifat dalam Kehidupan
Setelah mengetahui pengertian umum dan tanda-tandanya, perlu diketahui bahwa makrifat adalah sifat kebaikan yang dapat mendatangkan berbagai macam manfaat dan berkah.
Dikatakan, kelebihan orang yang memiliki sifat makrifat adalah dibukanya seluruh kekuatan batinnya untuk melihat alam, ruh para malaikat, ruh para nabi dan sesuatu yang indah yang tidak ada di dunia.
Menurut salah satu ulama, batin manusia makrifat dapat melihat alamul malakut. Hal ini karena kalbu manusia melahirkan kekuatan batin yang berasal dari alam malakut.
Selain itu, orang yang memiliki sifat makrifat biasanya merupakan orang yang dipilih Allah. Tidak lain adalah orang yang tidak berakhlak buruk dan tidak memiliki amalan-amalan tercela.
Salah satunya, ketika orang atau manusia berjuang untuk menundukkan syahwat dan amarah dalam dirinya sendiri.
Selain itu, kelebihan orang yang memiliki sifat makrifat adalah berbicara dengan hati bukan mulutnya. Dalam hal ini, ketika batin manusia sudah dibuka, seluruh indra jasmani tidak berfungsi dan berakhir pada batin.
Di mana orang-orang akan lebih mudah dan lebih banyak berbicara dengan hati daripada dengan mulut.
Perlu diketahui, bahwa indera jasmani dapat mengelabuhi manusia itu sendiri.
Sedangkan batin selalu mengarah pada sesuatu yang tepat dan tidak akan mengelabuhi manusia itu sendiri.
Ini merupakan kelebihan yang akan didapatkan oleh orang-orang makrifat. Meskipun tidak semua orang dan hanya orang-orang tertentu saja.
Namun dengan berperilaku baik dan melawan setiap pikiran dan sikap buruk tentu perlu diterapkan oleh seluruh umat muslim. Hal ini tidak lain sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dan agamanya.
Sumber : NU online.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here