Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit

0
25
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan peta jalan atau Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi syariah di Indonesia.
“Saatnya kita bangkitkan potensi ekonomi syariah di Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam peluncuran masterplan di Bappenas, Jakarta,belum lama tadi
Jokowi menyebut Indonesia memiliki potensi mengembangkan ekonomi syariah karena mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia.
Menurutnya, ekonomi syariah menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, ekonomi syariah sebagai sumber kesejahteraan umat,” ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Baca Juga : Prorgram Kampung Iklim,Pemkab Tanbu Terima Apresiasi Proklim Dari Kementerian LHK Ri
Baca Juga : Kementerian PUPR Serahkan 50 Unit Rusus Nelayan Senilai 7,5 Milyar Kepada Pemkab Tanbu
Ia menyebut ekonomi syariah memiliki potensi yang besar di tingkat global.
“Saya enggak bisa bayangkan angka seperti itu, karena yang kita kelola APBN kita kurang lebih 2.000 (triliun) lebih sedikit. Ini sebuah kekuatan besar yang harus kita lihat dan harus mulai kita pikirkan untuk mengambil kue ekonomi yang besar ini,” tuturnya.
Menurut Jokowi, ekonomi syariah bisa turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong keadilan sosial, dan juga melestarikan lingkungan. Ia mengaku selaku presiden sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).
“Komite ini yang akan turut mengawal pelaksaan dari master plan ekonomi syariah Indonesia ke depan,” ujar calon presiden petahana itu.
Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional 2019, Pemkab Tanbu Kampanyekan Hak Anak Mendapat Pendidikan Terbaik
Namun, Jokowi menyadari berdasarkan data Global Islamic Economy Indicator tahun 2018, Indonesia masih berada di posisi ke-10 negara-negara yang menyelenggarakan ekonomi syariah.
Indonesia masih berada di bawah Malaysia, UAE, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Yordania, Qatar, Pakistan, Kuwait.
“Saya yakin dan percaya saat kita semua bekerja sama memasarkan master plan ekonomi syariah Indonesia, Indonesia akan segera meajadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia,” katanya.
Sumber : cnnindonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here