Kalsel Tanggap Darurat Covid-19 Gubernur Video Conference Bupati/Walikota

0
191

Batulicin,WTol
– Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam video conference dengan Bupati dan Walikota se Kalsel, Minggu (22/3/20) menegaskan, saat ini Kalsel sudah berada dalam situasi Tanggap Darurat atas bahaya virus Corona.
Menurut Gubernur,menyikapi penyebaran covid-19 yang dialami oleh berbagai negara di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.
Pemerintah Indonesia sendiri sudah menyatakan bahwa Covid-19 merupakan bencana nasional, karena itu Sahbirin meminta seluruh elemen bersama-sama menghadapi masalah ini dalam upaya menekan penyebaran virus tersebut.
“Yang terpenting saya meminta kepada seluruh masyarakat Kalsel agar jangan panik atas permasalahan virus Covid-19 ini,” ujar Paman Birin
Dalam video conference tersebut gubernur juga mendengarkan semua laporan dari pemerintah kabupaten/kota terkait pencegahan penularan virus serta langkah apa saja yang sudah dilakukan untuk menekan penyebaran virus tersebut.
Penetapan Kalsel dengan status tanggap darurat Sesuai SK Gubernur Kalsel Nomor 188.44/200/KUM/2020 tanggal 21 Maret 2020 tentang penetapan status tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Kalsel.
Di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) video conference dilaksanakan di ruang Digital Live Room lantai 4 Kantor Bupati Tanah Bumbu.
Baca Juga : Dana Desa Tahap I Cair, Desa Mattone Bangun Jalan Baru Sepanjang 740 Meter.
Video conference dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanbu H Rooswandi Salem beserta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pemerintah yang termasuk dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Sekda Tanbu H Rooswandi Salem dalam video conference tersebut menyampaikan upaya Pemkab Tanbu dalam menekan perkembangan virus Covid-19, Pemkab Tanbu pada tanggal 15 Maret lalu merubah status menjadi siaga darurat virus Covid-19.
Sekda mengungkapkan untuk menekan penyebaran covid-19 Pemkab Tanbu telah melakukan upaya diantaranya menunda pelaksanaan HUT Tanbu ke 17 beserta semua rangkaian yang seharusnya dimulai pada tanggal 1 hingga 19 April mendatang.
Selain itu meliburkan sekolah dari PAUD hingga SMP selama 14 hari kedepan terhitung tanggal 18 Maret
Tak cukup sampai disitu,Pemkab Tanbu juga untuk sementara menutup kunjungan disejumlah tempat wisata dan melakukan himbauan kepada masyarakat agar menghindari keramaian serta melakukan pola hidup sehat dan lainnya.
Pembentukan Tim Gugus Pencegahan virus Covid-19 dengan melibat semua unsur terkait guna menekan penularan virus tersebut.
“Antisipasi kebutuhan logistik peralatan medis serta dan bahan medis, Pemerintah juga sudah memiliki anggaran pergeseran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan yang nantinya akan dibelanjakan kebutuhan seperti, Masker, Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Test, anti septic serta keperluan lainnya,” tambah Sekda.
Baca Juga : Cegah Sebaran Covid-19 Kantor Dinas Kominfo Tanbu Disemprot Disinfektan
Usai melaksanakan video conference Sekda Tanbu langsung menggelar rapat bersama seluruh Tim Gugus pencegahan Covid-19 Tanbu, dalam kesempatan itu Sekda berharap agar semua bidang dalam Tim ini bergerak.
“Dengan adanya Tim ini saya berharap kita bisa bekerja bersama agar mampu menekan penularan virus tersebut di Tanah Bumbu, karena tugas kita selaku Pemerintah yaitu memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat kita,” ujar sekda.
Sekda juga menghimbau kepada semua pihak untuk dapat bekerjasama, bergotong royong dan saling membantu.
“Kita ikuti kebijakan pemerintah, yang pasti untuk keselamatan warga kita semua. Virus ini bukan main-main, jangan dibandingkan dengan wabah lainnya yang sudah ada obatnya, untuk itu perlu kewaspadaan kita semua,” tutupnya.
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here