Jembatan di Trans-Kalimantan Runtuh, Jokowi Ke- Menteri PUPR: Dalam 3-4 Hari Selesaikan

0
141
JAKARTAPresiden Joko Widodo meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki sejumlah jembatan yang runtuh akibat banjir di Kalimantan Selatan.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Jembatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kaimantan Selatan, Senin (18/1/2021).
“Ada beberapa jembatan runtuh seperti kita lihat di belakang ini (Jembatan Mataraman). Ini juga salah satu jembatan runtuh akibat banjir,” ujar Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.
“Saya tadi sudah minta ke Kemen PUPR agar dalam tiga-empat hari ini bisa diselesaikan (perbaikan),” lanjutnya.
Dengan demikian, kata Jokowi, mobilitas masyarakat dan distribusi barang tidak terganggu.
Sebelumnya, jembatan penghubung Jalur Trans-Kalimantan di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali terputus pada Minggu (17/1/2021).
Jembatan Mataraman ini sempat diperbaiki secara darurat dan dapat dilintasi kendaraan.
“Jembatan ini tidak bisa lagi digunakan dan dilintasi angkutan umum. Mengalami longsor dan putus total,” ujar Kapolsek Mataraman Iptu Widodo Saputra kepada wartawan, Minggu.
Jembatan Mataraman merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Selatan sampai ke Kalimantan Timur.
Diberitakan, banjir melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan akibat tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir.
Gubernur Kalimantan Selatan pun telah menaikkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat.
“Sehubungan hal tersebut, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dengan ini menyatakan bahwa kejadian yang dimaksud bencana alam menerapkan status siaga,” ujar Sahbirin Noor dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).
“Untuk darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang menjadi status tanggap darurat,” tambah dia.
Sumber : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here