Ini 5 Pesan Ustad Somad,Hadiri Penutupan Seminar Internasional Da’i Islam Moderat Di Batulicin

0
313

Batulicin,WTOL – Dalam tausiyahnya saat menghadiri penutupan Seminar Internasional di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ijabah Batulicin,Jum’at (7/9) siang, Ustad Abd Somad menyampaikan lima hal penting,terkait tema seminar , yakni Da’i Islam Moderat yang berlangsung selama dua hari tersebut

“Untuk bisa disebut sebagai Da’i pemersatu umat, setidaknya ada lima hal pokok yang harus dikuasai seorang da’i,” Ujarnya

Yang pertama menurut Ustad Somad,Da’i perekat umat itu lahir dari lingkungan pesantren

“Dari pesantren inilah ditanamkan nilai nilai dan pemahaman agama islam sejak dini, dari pesantren ini juga diajarkan ilmu agama yang akan menjadi bekal santri kelak,kita berharap akan lahir para da’i yang bisa menjadi perekat umat,” Ucapnya

Yang kedua menurutnya, seorang Da’i harus menguasai seluruh mazhab yang ada,

” Seringkali terjadi hanya karena masalah perbedaan mazhab,berujung pada saling menyesatkan bahkan lebih parah lagi saling mengkafirkan,”tegasnya

Seorang da’i yang memahami mazhab dengan baik,akan mampu menjelaskan kepada umat ini , sehingga akan lahir saling toleransi sesama umat islam meskipun berbeda dalam hal mazhab

” Saya kemarin ceramah di Makassar,diminta jadi imam shalat Subuh, saya menolak,bukan karena apa, saya tidak tahu saudara kita ditempat itu memakai mazhab yang mana,saya khawatir setelah jadi imam shalat malah akan jadi fitnah,” katanya

Lebih jauh Ustad Asal Riau ini menyampaikan,selain menguasi seluruh mazhab, da’i perekat umat juga dituntut mampu menyampaikan pesan agama dengan bahasa yang kekinian,

“Sekarang jaman media sosial (Medsos) gunakanlah sarana itu sebagai media da’wah,”jelasnya

Poin keempat menurut ustad alumni kairo Mesir ini,untuk menjadi dai pemersatu umat harus mampu memandang umat ini dengan pandangan kasih sayang

” Dakwah itu mengajak, merangkul, bukan menghakimi, “tegasnya

Yang terakhir adalah dakwah yang sukses adalah mampu mengajak umat ini melalui bahasa perbuatan yang sejuk dan santun.

Tabliq akbar penutupan Seminar Internasional tersebut dihadiri Pelaksana tugas (plt) Bupati Tanbu, H Sudian Noor,Forkominda,Forlomindo Tanbu,Ketua MUI Tanbu KH M Fadly Muis,Pimpinan Ponpes Darul Ijabah,H Suti Pontong Tahrong,SAg,MM,Tokoh masyarakat dan tamu undangan serta ratusan santri Ponpes Darul Ijabah Batulicin

Seminar Internasional Dai Islam Moderat,yang digelar selama dua hari ini diikuti enam negara, Diantaranya Singapura, Malaysia,Thailand, Brunai Darusslam dan Timor Leste.

Al /wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here