Ingat Ya! Barang Tak Sesuai saat COD, Marahnya Jangan ke Kurir

0
298
Jakarta – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) buka suara soal kejadian viral kurir diamuk emak-emak saat melakukan pembayaran belanja online dengan metode cash on delivery alias COD.
Menurut Ketua Umum Asperindo Mohammad Feriadi dalam metode COD kurir hanya mengantar paket yang berisi barang pembelian, memastikan paketnya aman sampai tujuan, dan menerima pembayaran. Masalah kualitas barang seperti apa bukan urusan kurir.
“Pemilihan jenis pembayaran adalah keputusan pembeli, itu pilihan dari marketplace. Kurir hanya mengantar barang yang dibeli, artinya kurir tentu tidak mengetahui barang itu cocok dengan yang dilihat pembeli atau berbeda. Seringkali masyarakat mengira kurir tahu isi barangnya, tapi itu bukan ranah kurir,” ungkap Feriadi kepada detikcom, Senin (17/5/2021).
“Apabila kemudian ditemukan barang tidak sesuai tentu ini menjadi tanggung jawab penjual bukan kurir,” lanjutnya.
Dia menyebutkan bila ada masalah pada kualitas barang bukan salah kurir, dan tidak seharusnya kurir diamuk. “Kalau ada masalah, jangan salahkan kurir, komplain dialamatkan ke penjualnya lah atau marketplace-nya,” katanya.
Feriadi mengatakan sebetulnya model pembayaran COD sendiri dibuat karena banyak masyarakat yang belum memiliki akses ke lembaga keuangan.
Entah itu, belum punya rekening di bank ataupun akun kartu kredit. Maka dari itu, dia mengatakan model COD dibuat untuk memudahkan pembayaran.
“COD itu layanan Cash On Delivery atau bahasa sederhananya ada uang ada barang. Layanan ini banyak diminati dan dibuat awalnya karena banyak masyarakat yang tidak memiliki kartu kredit atau rekening bank.
Makanya mereka mempersiapkan uang tunai pas barang datang,” ungkap Feriadi.
Akhir pekan lalu, sempat viral kejadian seorang emak-emak memarahi kurir. Emak-emak itu memaki habis-habisan kurir di depannya karena merasa barang yang dibelinya tidak sesuai dengan pesanan.
Disinyalir, emak-emak itu membeli barang di lapak online dengan metode Cash on Delivery atau COD alias bayar di tempat. Namun, karena pesanan tidak cocok, emak-emak yang belum jelas identitasnya ini langsung marah-marah pada kurir tersebut.
Kejadian seperti ini bukan cuma sekali terjadi, bahkan sebelumnya ada pria yang menodongkan pistol ke kurir yang mengantarkan barang saat COD. Ceritanya tak berbeda, pria penerima paket itu nampak kecewa dengan barang berupa sendal yang dibawa kurir tersebut.
Kejadian itu viral pada awal Mei yang lalu, penodongan pistol itu diketahui terjadi di wilayah Tenjolaya, Bogor. Dalam video yang viral, kurir yang ditodong pistol itu sudah meminta kepada pria penerima paket COD agar tak membuka paletnya, namun pria penerima paket itu tak menggubrisnya.
Setelah tak terima dengan sendal yang dibawa kurir itu kemudian pria penerima paket itu masuk ke dalam rumahnya. Pria itu kemudian menodongkan pistol berwarna hitam ke arah kurir.
Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here