Imbas Virus Corono,Di Tanbu Harga Bawang Putih Capai Rp 60 Ribu Per Kg

0
207
Batulicin,WTol- Harga bawang putih sepekan terakhir mengalami kenaikan pasca dampak merebaknya virus corona di China akibat pemberhentian sementara ekspor bahan pokok asal china.
Dari Pantauan di Pasar Tradisional Pagatan,Kusan Hilir,harga bawang putih mengalami kenaikan yang semula harga Rp 30 ribu per kg kini naik menjadi Rp 50 sampai 60 ribu per kg.
“Kenaikannya sudah seminggu terakhir,”ungkap Yanor, salah seorang pedaganf tradisional di Pasar tradisional Pagatan,Selasa (11/2/20)
Akibat kenaikan itu lanjut Yanor, pembeli mulai berkurang dan pedagang mengalami penurunan omzet penjualan setiap harinya.
Dikatakan,pelanggan yang biasanya membeli bawang sudah mulai berkurang, dari yang beli seperempat sekarang turun jadi beli 1 ons saja.
Sementara itu,Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagri) Tanah Bumbu, H. Denny Harianto melalui Kepala Seksi Pembinaan Perdagangan, Yanti Martifah mengungkapkan, kenaikan harga bawang putih itu adanya kendala impor dari China.
Sehingga stok yang tersedia di distributor pasokannya mulai tersendat dan kondisinya hampir sama dengan daerah lain yaitu karena virus corona.
Berdasarkan data dari Disdagri Tanah Bumbu disebutkan Yanti, kenaikan harga bawang putih sejumlah pasar tradisional di Tanah Bumbu cukup bervariasi.
Di Pasar Simpang Empat dari sebelumnya seharga Rp 32 ribu per kg naik menjadi Rp 60 ribu per kg.
Sementara di Pasar Kusan Hilir dari semula dijual dengan harga Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 50 ribu per kg.
Disdagri Tanah Bumbu masih akan terus melakukan pantauan perkembangan harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional, sebelum mengambil langkah untuk melakukan operasi pasar.
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here