IDM Jadi Tolak Ukur Kemandirian Desa Di Tanbu

0
50
Batulicin,wartatanbu.co.id – Guna mewujudkan Desa yang maju dan mandiri, maka diperlukan sebuah kerangka kerja pembanghunan berkelanjutan.
Dimana aspek sosial ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.
Karenanya disusunlah Indeks Desa Membangun (IDM), yang merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.
IDM memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.
IDM mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi Masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yaitu tipologi dan modal sosial.
Pada Jumat (05/03/2021), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) mengumpulkan Tenaga Pendamping Profesional, baik di tingkat Desa,Kecamatan maupun Kabupaten.
Kegiatan ini menurut Kepala Dinas PMD, Nahrul Fajeri adalah dalam rangka penyamaan persepsi dalam pemutakhiran data IDM yang berbasis Sustainable Development Goals (SDGs)/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Desa Tahun 2021.
Ada sebanyak 47 pendamping profesional yang diundang, yaitu 5 pendamping di tingkat Kabupaten, 16 pendamping di tingkat Kecamatan dan 31 pendamping di tingkat Desa.
Diharapkan melalui kegiatan ini lanjut Nahrul, akan ditemukan formulasi yang tepat dalam pemutakhiran data tersebut. Sehingga arah kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa mampu menghasilkan pemerataan dan keadilan, guna mendukung SDGs Desa 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here