Hari Pahlawan 7 Pebruari Pagatan Digelar Virtual dan Kunjungan ke Keluarga Pejuang.

0
212
Foto : Sekda Kab Tanbu, H Ambo Sakka didampingi Kepala Desa Kampung Baru Andi Satria Jaya saat berkunjung ke salah satu kerabat pejuang 7 Pebruari Pagatan. (6/2/21)
Batulicin,Wartatanbu.co.id – Tahun ini peringatan hari pahlawan 7 Pebruari 1946 Pagatan diperingati tanpa kegiatan upacara seperti tahun sebelumnya. Hal itu tidak lain karena saat ini Kab Tanah Bumbu masih berada dalam masa pandemi Covid-19.
Pemkab Tanbu hanya melaksanakan upacara secara virtual dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Mattone yang dilanjutkan dengan mengunjungi kerabat keluarga pejuang 7 Pebruari.
Peringatan Hari Pahlawan 7 Pebruari 46 yang tanpa seremonial ini merupakan pertama kali dalam kurun waktu 52 tahun sejak 1969 peringatan hari pahlawan 7 Pebruari 46 selalu dilaksanakan dengan upacara militer.
Diawali Mubes pertama Keluarga Pemuda Pelajar Mahasiswa Pagatan (KPPMP) di gedung bioskop harapan tahun 1968. Dimana pada saat pemuda pelajar mahasiswa Pagatan seluruh Indonesia kembali ke Pagatan menggelar Mubes.
Mubes itu dihadiri diantaranya dari pulau Jawa, Burhanudin Rasyid (wartawan Surabaya post saat itu) Gafur, Andi Amrullah, dari Kaltim Masrani Basran, Syahril Basran, Kaspul Anwar, Masri Abdul Gani, dari Pagatan sendiri Zubair Halim, Syamsudin Supu.
Dari sekian hasil Mubes tersebut disepakati,setiap tanggal 7 Pebruari juga diperingati dengan upacara seperti  hari kemerdekaan 17 Agustus dan Hari Pahlawan 10 november.
Selain itu Mubes juga mengusulkan kepada Pemerintah pusat agar hari pahlawan 7 Pebruari 46 dijadikan hari pahlawan nasional.
Sementara itu, lagu Mars  7 Pebruari dinyanyikan pertama kali pada peringatan 7 Pebruari di tahun 1980 setelah lagu mars tersebut dibuat oleh mendiang Padly zour dan pertama kali dinyanyikan oleh pelajar SD Muhammdiyah Pagatan.
Sebagai anak bangsa,KPPMP patut berbangga, dimana saat Republik Indonesia baru berusia 3 bulan, Rakyat Pagatan Pulau Laut, Tanah Bumbu Selatan sudah  membuat mosi berdiri tegak dibelakang RI dengan menyatakan bagian dari Republik pada tanggal 6 Desember 1945. Disusul Banjarmasin yang juga menyatakan diri sebagai bagian dari NKRI pada tgl 17 Mei 1949.
Rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here