Hari Ibu ke-92,Ketua TP PKK Serahkan Tali Asih Ahli Waris ASN Tanbu

0
188
Batulicin,Wartatanbu.co.id – Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 yang dirangkai HUT DWP ke-21 di Kabupaten Tanah Bumbu berlangsung sederhana ditengah pandemi covid-19.
Dihadiri Wakil Bupati Tanah Bumbu, H Ready Kambo,Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Hj Sadariah Surian Noor, Ketua DWP Tanbu dan Ketua organisasi wanita di Tanah Bumbu, Selasa (15/12/20) di Gedung Sekretariat PKK, Simpang Empat.
Dalam peringatan Hari Ibu yang dirangkai dengan HUT DWP ke-21 ini juga dilakukan do’a dan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo didampingi Ketua TP PKK Tanbu,HJ Sadariah Sudian Noor dan Ketua DWP dan Ketua Organisasi wanita di Tanah Bumbu.
Ketua TPP PKK Hj Sadariah Sudian Noor didampingi Ketua Organisasi wanita di Tanah Bumbu dalam kesempatan itu juga menyerahkan tali asih kepada ahli waris/keluarga ASN Tanbun yang telah tutup usia.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu,H Ready Kambo mengatakan,peringatan hari ibu ke-92 dan HUT Darma Wanita Persatuan (DWP) ke-21 menjadi momentum peran meningkatkan perempuan dimasa kini.
Sesuai dengan Tema utama Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 Tahun 2020 yakni Perempuan Berdaya Indonesia Maju, wakil Bupati mengingatkan kembali peran perempuan mengisi ruang-ruang kontribusi dalam merebut kemerdekaan,dengan menyuarakan berbagai permasalahan, dan turut mencari serta menjadi solusi untuk mengantar Indonesia di titik sekarang.
“Terlebih pandemi covid-19 menempatkan perempuan dalam situasi yang lebih rentan. Hal ini tertuang dalam hasil survei dari UN Women yang menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender, serta dapat mengancam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s),” ujar Wabup membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Untuk itu, situasi yang serba sulit ini ternyata tidak menghentikan langkah perempuan-perempuan Indonesia untuk hadir di garda terdepan.
Perempuan turun dan menjadi penggerak sosial dengan membangun kesadaran masyarakat di berbagai daerah, dan turut serta menyediakan makanan bagi warga yang terdampak ekonomi dan alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan.
“Perempuan juga mengambil peran penting dalam memerangi Covid-19 dengan menjadi tenaga kesehatan, ilmuwan/peneliti, dan penjaga bagi keluarganya sendiri,”imbuhnya
Melalui PHI ke-92 Tahun 2020 ini,perempuan-perempuan Indonesia sadar betapa berharga dirinya. Utamanya karena tidak pernah berhenti merawat perjuangan para perempuan Indonesia di masa yang lalu, dalam gerak sekecil apapun, yang berarti melebihi apapun.
“Untuk itu, mari warnai PHI dengan peran, kerja, dan karya nyata dari anda semua, untuk Indonesia tercinta. Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,”pungkasnya
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here