Gebyar Sekolah Model SPMI se-Tanbu 2019 DIgelar, 16 Sekolah Unjuk Kebolehan Seni

0
117
Penampilan pelajar pada ajang Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tanbu di Halaman SMPN 2 Kusan Hilir,Senin (18/11/19)
Batulicin,WTol – Gebyar Sekolah Model,Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) se Kabupaten Tanah Bumbu digelar di SMPN 2 Kusan Hilir,Senin (18/11/19).
Kegiatan di buka Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab Tanah Bumbu,diwakili Kabid Pendidikan Dasar,Amiluddin, dan dihadiri Perwakilan LPMP Provinsi Kalimantan Selatan.
Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tanah Bumbu itu diikuti 16 sekolah di Kabupaten Tanbu terdiri dari jenjang pendidikan SMA/SMK,jenjang pendidikan SMP dan SD
Dalam rangkaian kegiatan ini dilaksanakan Lomba best practice,pentas seni dan pameran pembangunan dari sejumlah sekolah peserta.
Ketua Pelaksana Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tanbu Junaidi,SPd, MM, melaporkan,kegiatan bertujuan untuk berbagi pengalaman terhadap hasil yang dicapai setiap sekolah yang telah menerapkan program Sekolah Penjamin Mutu Internal (SPMI).
“Ada sebanyak 16 Sekolah model SPMI di Tanah Bumbu dengan sekolah imbasnya atau sekolah binaan sebanyak 48 Sekolah,”katanya
Jumlah tersebut terdiri dari Sekolah model tingkat SD sejumlah 10 sekolah,SMP 3 sekolah dan tingkat SMA/SMKN sebanyak 3 sekolah.
Junaidi merinci,untuk sekolah imbasan atau binaan untuk tingkat SD ada 10 Sekolah dengan binaan 30, tingkat SMP ada 3 Sekolah dengan binaan ada 9 sekolah,tingkat SMA/SMK ada 3 Sekolah dengan 9 sekolah binaan.
Baca Juga : Bupati dan Masyarakat Shalat Jum;at Perdana Di Masjid Ar-Raudhah 5 Oktober
Kegiatan bertujuan untuk berbagi pengalaman terhadap hasil yang dicapai setiap sekolah yang telah menerapkan program Sekolah Penjamin Mutu Internal (SPMI)
Menurut Kepala SMPN 2 Kusan Hilir Tanbu ini, sekolah model adalah binaan dari LPMP Kalsel yang diharapkan memberikan imbasan bagi sekolah lain di sekitarnya.
“Harapannya tentunya setelah menjadi sekolah model akan naik tingkatan menjadi sekolah bermutu,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu Ir Sartono dalam sambutannya yang disampaikan Amiluddin mengatakan tahun ini ada 16 sekolah yang menjadi model sekolah SPMI.
“Sistem ini sangat baik sehingga sekolah model SPMI ini menjadi cikal bakal sekolah yang menjadi kunjungan sekolah lain yang ingin menerapkan SPMI,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi motovasi bagi sekolah lain untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai standar mutu pendidikan sekolah model.
“Karena itu guru juga dituntut memiliki kemampun untuk mendorong siswanya untuk meraih prestasi sehingga sekolah mampu menghadirkan sebuah sekolah bermutu sesuai standar nasional pendidikan,”tandasnya
Sementara itu Perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalsel,diwakili,Kasi Fasilitasi dan penjaminan mutu pendidikan,Ahmad Gafuri,mengatakan sangat mengapresiasi dengan kegiatan Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tanbu
Baca Juga : Sekda Buka Aruh Sastra Kalsel Ke-16 Di Panggung Pantai Pagatan
Menurutnya,tujuan akhir dari Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tanbu adalah merangsang lahirnya budaya sekolah bermutu dan mencapai sekolah berstandar nasional.
“Tahun ini SPMI sengaja kita gelar dimasing masing Kabupaten,dengan harapan dapat menjadi model,sehingga harapan kita semua sekolah model ini nantinya akan menjadi sekolah rujukan ditiap daerah,”pungkasnya
Hadir dalam kegiatan ini,Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Selatan,Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kab Tanbu,Ketua Dewan Pendidikan Tanbu,Fasilitator daerah,Koordinator ULWK,Kepala SKB, Kepala SMP se Kec Kusan Hilir,Pengurus PGRI dan Tokoh masyarakat.
*Wtol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here