Dukung Ekowisata, PT BIB Tanam 3.000 Bibit Mangrove Di Kawasan Pantai Angsana

0
54

Batulicin,WTol – PT Borneo Indo Bara (BIB) melaksanakan kegiatan penananaman mangrove sebanyak 3.000 bibit bakau bersama warga trans sekitar di kawasan pantai Angsana,Kampung Trans Kecamatan Angsana, Kamis (08/08/19)

Senior Manager CSR & External Relations PT. BIB, Dindin Makinudin,mengatakan, keberadaan hutan mangrove sangat penting dalam rangka mengantisipasi dan meminimalisir abrasi maupun gelombang pasang yang terjadi di pesisir pantai.

“Konsep ekowisata adalah salah tujuan kita dalam pengelolaan lingkungan pesisir pantai,dimana dengan tumbuhnya mangrove dikawasan ini,tidak hanya menciptakan tumbuhnya habitat bagi eksistem laut yang akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,tapi juga memberikan dampak bagi pengembangan wisata dikawasan ini,”katanya

Dindin menambahkan,hal ini merupakan kontribusi dari semangat korporasi PT Borneo Indo Bara, dalam Pelestarian Lingkungan Melalui Eko Wisata, dengan semangat Save Our Ecosystem,dimana membangun masa depan lingkungan yang juga berkaitan dengan masalah lingkungan secara berkelanjutan

Dindin menambahkan,total bibit mangrove yang ditanam sebanyak 3.000 bibit pohon dan akan dilakukan di dua lokasi dikawasan pantai Angsana yakni Desa Setarap dan Desa Angsana, Kecamatan Angsana.

” Kegiatan ini tentunya akan menjadi upaya berkelanjutan dan pengembangan selanjutnya tentu akan di integrasikan dengan kegiatan pariwisata dikawasan ini,seperti pembangunan fasilitas wisata dan sarana pendukung lainnya,”jelas Dindin

PT Borneo Indo Bara menanam 3.000 bibit mangrove, wujud konstribusi terhadap pengelolaan lingkungan konsep ekowisata di pesisir pantai Angsana,Tanah Bumbu,Kamis (08/8/19)

Pengelolaan lingkungan dengan konsep ekowisata ini menurut Dindin juga sesuai master plan (Rencana Induk) perusahaan dalam hal pengelolaan lingkungan pesisir pantai sampai tahun 2020.

” Konsep ekowisata ini juga sesuai dengan cetak biru RPMJ Daerah dimana perusahaan dituntut untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam hal Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui program CSR perusahaan,sesuai kebutuhan masyarakat,”tutup Dindin

” Target PPM kita hanya dua, bagaimana seluruh program ini mampu menciptakan kemandirian bagi masyarakat dan pengelolaan yang berkelanjutan,” pungkasnya

Hadir dalam penanaman mangrove dikawasan pesisir pantai angsana ini diantaranya Forpimda Kecamatan Angsana,Perwakilan Dinas dan Kepala Dinas Transmigrasi Kalsel,Pimpinan dan karyawan PT Borneo Indo Bara serta masyarakat trans Desa Angsana.

*wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here