Dua Desa Di Kecamatan Kuranji Wakili Tanbu Diajang Lomba PPL B2SA

0
63
Batulicin,Wartatanbu.co.id – Dua desa di Kecamatan Kuranji Kabupaten Tanah Bumbu kembali mewakili Tanah Bumbu dalam penilaian Lomba Pengembangan Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (PPL B2SA) dan Lomba Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021.
Penilaian Lomba PPL B2SA dan P2L ini dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan HUT KORPRI ke-50 Tahun 2021, hari Senin (29/11/2021).
Adapun kedua desa yang mengikuti penilaian lomba tersebut adalah Desa Karang Intan dan Desa Mustika.
Desa Karang Intan adalah salah satu desa yang mayoritas penduduknya adalah warga transmigrasi tahun 1980 yang umumnya bermata pencaharian sebagai petani pekebun.
Dengan luas wilayah lebih kurang 15,54 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 1000 jiwa,  memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan ekonominya melalui pengembangan potensi pangan lokal yang beragam, diantaranya seperti ubi kayu, ubi rambat, pengembangan kolam ikan air tawar keluarga dan lainnya.
Salah satu produk pangan lokal yang dikembangkan saat ini adalah olahan jenis ubi-ubian yang diolah menjadi Tepung Mokap sebagai bahan pembuatan aneka ragam makanan sehat.
“Ragam makanan olahan ini telah dipasarkan keluar desa bahkan sampai keluar daerah,” terang Ketua TP PKK Desa, Endang Suryaningsih kepada tim penilai lomba saat melakukan verifikasi lapangan.
Pada saat ini, usaha yang dikembangkan didesa ini telah mendapatkan sertifikat halal dan sehat dari BPOM Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu,Desa Mustika mewakili kabupaten dalam Lomba Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Camat Kuranji, Muhammad Amin, SP mengatakan pihaknya terus mendorong pemerintah desa untuk memperkuat ketahanan pangan, baik yang berkenaan dengan pertanian maupun perikanan dan peternakan.
“Penganggaran Dana Desa melalui APBDesa tidak hanya terfokus kepada pembangunan fisik infrastruktur semata, tetapi pemberdayaan masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 terus digalakkan disemua desa,” terang Camat.
Pada tahun 2021 ini, lanjut Amin selain melalui kegiatan refochusing, kami juga menekankan kepada para kepala desa agar bisa mengalokasikan anggaran APBDesa nya untuk kegiatan penguatan ketahanan pangan masyarakat.
“Alhamdulillah, hampir disemua desa di Kecamatan Kuranji telah menaglokasikan dana desa untuk peningkatan dan penguatan ketahan pangan, diantaranya dengan pengadaan tanaman sayur mayur, tanaman obat keluarga dan pengembangan kolam ikan keluarga yang dikolaborasikan antara kelompok tani dengan Dasa Wisma nya PKK Desa,” pungkasnya.
Kepala dinas Ketahanan Pangan Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri mengatakan, apa yang dilakikan kedua desa ini dalam rangka mendukung geliat ekonomi yang tumbuh ini akan berjalan dalam rangka pemulihan ketahanan pangan pasca pandemi Covid-19. (wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here