DPRD Tanbu Setujui Perubahan Nama Desa Pulau Panjang Menjadi Desa Pulau Burung

0
405

Tanah Bumbu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu melalui Rapat Paripurna ,Selasa (24/7) pagi,menyetujui perubahan nama desa Pulau Panjang Kecamatan Simpang Empat menjadi Desa Pulau Burung,Kecamatan Simpang Empat,Kabupaten Tanah Bumbu

Rapat paripurna di pimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Supiansyah ZA,dihadiri Asisten Tiga Pemkab Tanah Bumbu, Drs Mustaing,

“Perubahan nama desa ini sendiri berdasarkan aspirasi dari masyarakat dan Tokoh masyarakat Desa pulau panjang Kecamatan Simpang Empat,agar nama Desa Pulau panjang dikembalikan lagi kepada nama asal yakni Desa Pulau Burung,”kata Supiansyah.

Dalam penyampaian pendapat akhir,sejumlah Fraksi DPRD menyampaikan ,dengan perubahan nama desa ini diharapkan tidak merubah,baik terhadap peraturan desa maupun adminstrasi kependudukan, selain itu perubahan nama desa ini dibarengi dengan adanya perbaikan infrastruktur menuju pulau burung, guna mendukung pengembangan Desa Pulau Burung sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tanah Bumbu

Desa Pulau Burung secara geografis adalah pulau yang terpisah dari daratan Pulau Kalimantan Selatan dengan sejumlah potensi wisata alam seperti wisata hutan pohon buah,pembibitan mangrove dan sejumlah potensi wisata lainnya

Pengembalian nama Desa Pulau Burung ini dinilai memilki nilai historis bagi masyarakat setempat dan masyarakat Tanah Bumbu

Nama Desa Pulau Panjang digunakan Sejak 3 November 2007 saat pembentukan desa persiapan Pulau Panjang dan pada tanggal 26 Oktober 2010 desa pulau panjang resmi menjadi Desa definitif.

Asisten Tiga Pemkab Tanah Bumbu, Drs Mustaing,saat membacakan sambutan Plt Bupati Tanah Bumbu, menyampaikan dengan disetujuinya pengembalian nama Pulau Burung ini maka pemerintah daerah sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah akan melakukan ferivikasi dan evaluasi ke Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan

“Pemerintah daerah secara substansif memberi apresiasi dan dukungan atas perubahan nama desa tersebut,setelah disetujuinya Raperda ini akan diundangkan nantinya pemerintah daerah akan melakukan sosialisai terkait perubahan mama desa ini, “ujar mustaing

Lebih jauh disampaikan dengan adanya Perubahan nama desa ini diharapkan mampu membawa perubahan kualitas pelayanan bagi kemajuan pembangunan daerah.

Al/wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here