DKBP3A Tanbu Gelar Sosialisasi PATBM

0
59
Batulicin,WTol – Untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan  Anak (DKBP3A) menggelar sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Kegiatan dibuka Kepala Dinas KBP3A Tanah Bumbu,Hj Narni, SKM , di Aula Gedung Sekretariat PKK Kapet, Simpang Empat, Senin (21/10/19) diikuti kader Desa Di Tanah Bumbu
Plt Kabid PPPA Rusdiati,SH dalam laporannya menyampaikan,dalam sosialisasi PATBM ini peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dengan membahas kasus disekitar masyarakat.
“Bagaimana peserta (Kelompok masyarakat) dilibatkan dalam setiap permaslahan anak dan mampu menemukan sumber permasalahan dan pemecahan setiap persoalan yang dihadapi anak didesa,”jelasnya
Sosialisasi PATBM menghadirkan narasumber,Sekretaris LPA Provinsi Kalimantan selatan,Abdusyahid hamid, S.Pd
Baca Juga : Aksi GENRE Siswa SMAN 1 Simpang Empat : Sekolah,Sarjana, Kerja,Baru Nikah.
Baca Juga : Bupati Serahkan Bantuan Sosial Warga Kurang Mampu Di Sungai Loban.
Sementara itu,Kepala DKBP3A Tanbu Hj Narni,saat membuka kegiatan ini mengatakan,kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas masyarakat utamanya dalam melakukan upaya perlindungan terhadap anak.
” Tujuannya bagaimana masyarakat secara mandiri mampu melakukan pencegahan dan memecahkan setiap permasalahan kekerasan terhadap anak yang terjadi di tengah masyarakat,”sebut Narni.
Narni juga menyampaikan,tujuan lain PATBM ini diantaranya, mencegah kekerasan terhadap anak, menanggapi kekerasan dan membangun sistem pada tingkat komunitas dan keluarga untuk  pengasuhan dan mendukung relasi yang aman untuk mencegah  kekerasan.
“Untuk itu diperlukan upaya sistematik tidak hanya bagi anak tapi peran masyarakat dan lingkungan dimana didalamnya ada peran orang tua,keluarga dan juga masyarkat,”tandasnya
Baca Juga : Bupati Serahkan Bantuan Sosial Warga Kurang Mampu Di Sungai Loban.
Untuk mengiptimalkan PATBM dilakukan kerja sama dengan organisasi desa yang lain seperti PKK, Posyandu atau organisasi kepemudaan atau forum anak tingkat desa.
“Dengan dibentuknya forum anak disetiap desa diharapkan mampu mengurangi bahkan menghilangkan kekerasan pada anak,”pungkasnya
Wtol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here