Dispersip Tanbu Musnahkan Arsip Inaktif Dinas PMD Tahun 2017

0
140
Batulicin – Arsip merupakan rekaman dari kegiatan instansi. Sebagai rekaman kegiatan maka volumenya akan selalu bertambah seiring dengan eksistensi dan perkembangan instansi.
Semakin banyak kegiatan yang dilakukan maka akan semakin banyak pula arsip yang tercipta. Dengan demikian penanganan arsip juga akan menghadapi berbagai persoalan baik dalam hal ruang penyimpanan, penggunaan peralatan, tenaga, pemeliharaan, perawatan, dan juga penemuan kembali arsip.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan upaya untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan memprogramkan penyusutan arsip.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab Tanah Bumbu, DR.Ambo Sakka,M.Pd melalui Kabid Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Hj, Noryana,S.Sos,M.M mengatakan tumpukan arsip yang terjadi di masing-masing SKPD sudah sangat menghawatirkan.
Ia mengatakan, selain faktor keterbatasan ruangan, kendala lainya adalah minimnya kegiatan pelaksanaan penyusutan arsip.
Pemerintah daerah melalui regulasi yang ada seperti Perda Kabupaten Tanah Bumbu No. 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, dan Peraturan Bupati Tanah Bumbu No.52 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusutan Arsip telah mengatur hal tersebut.
“Melalui regulasi ini sebenarnya SKPD sudah dapat melakukan penyusutan arsip, bahwa arsip yang tercipta oleh Pemerintah Daerah tidak boleh dimusnahkan tanpa prosudur yang benar,” ujarnya
Oleh karena itu dirinya mengharapkan SKPD di Tanah Bumbu dapat mentaati aturan yang ada dengan melakukan penyusutan arsipnya sendiri secara mandiri.  
Pada tahun ini terdapat 15 SKPD yang mengusulkan pemusnahan arsip antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Perustakaan dan Kearsipan, Inspektorat, Disnakertrans Koperasi dan UKM, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil:
SKPD lainnya yakni Dinas Lingkungan Hidup,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Perencanaan Daerah, Dinas KB dan Pemberdayaan Perempuan, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, RSUD Andi Abdurahman dan Dinas Pertanian serta Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.  
SKPD pertama yang melaksanakan pemusnahan tahun ini adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa berdasarkan Berita acara dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2021 yang lalu.  
Adapun arsip yang dimusnahkan adalah pada unit Sekretariat PMD berupa arsip korespondensi atau surat menyurat tahun  2017 sebanyak 604 eksemplar.
“Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh dinas PMD dan kita berharapa SKPD lainnya segera dapat menyusul apa yang sudah dilakukan oleh Dinas PMD,” imbuhnya
Apalagi menurutnya Penyusutan arsip pada tahun ini dimasukan dalam  target pencapaian dari SKP pejabat eselon di sekretariat  mulai dari Sekretaris, Kasubag Umpeg dan Pengelola Arsip sendiri.  
 
Rel/dispersip/ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here