Cegah Filariasis,Ratusan Siswa Diberi Obat Kaki Gajah.

0
732
Batulicin,WTol – Ratusan siswa Sekolah Islam Terpadu (IT) Ar Rasyid Batulicin tingkat PAUD sampai SMA mengikuti pemberian obat filariasis oleh Puskesmas Batulicin dalam POPM (Pemberian Obat Pencegahan Masal) Filariasis,Senin (7/10/19)
Program nasional bulan eliminasi kaki gajah (Belkaga) yang dilaksanakan dibulan oktober oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sejak tahun 2015,dimana pada  tahun 2019 ini, merupakan tahun ke 5 pelaksanaan POPM Filariasis.
Kepala Puskesmas Batulicin Drg S Puji Lestari menjelaskan, Filariasis adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria dan penularannya melalui perantara nyamuk.
Baca Juga : Bahas Persoalan Umat,Pemkab Tanbu dan MUI Gelar Mudzakarah.
Bahkan menurutnya,semua jenis nyamuk bisa menularkan penyakit filaria, berbeda dengan DBD atau malaria yang hanya ditularkan oleh satu jenis nyamuk saja.
“Diharapkan tahun 2020 Kabupaten Tanah Bumbu bebas Filariasis,”jelasnya
Menurut drg Puji, sasaran POPM Filariasis adalah masyarakat berusia 2 tahun hingga 70 tahun, dimana ada 2 jenis obat yang dibagikan yaitu DEC (DiethylCarbamazine) 100mg dan Albendazol 400mg.
Pemberian dosis sesuai umur adalah anak umur 2- 5 tahun 1 DEC dan 1 Albendazole, usia 6-14 tahun 2 DEC dan 1 Albendazole dan diatas 14 tahun 3 DEC dan 1 Albendazole.
“Dengan minum obat filariasis selain akan mematikan cacing filaria, juga mematikan cacing yang ada diusus seperti cacing tambang, cacing pita, cacing kremi, dan lainnya,” imbuhnya
Baca Juga : Prorgram Kampung Iklim,Pemkab Tanbu Terima Apresiasi Proklim Dari Kementerian LHK Ri
Sehingga masyarakat akan terlindungi dari penyakit kaki gajah dan kecacingan.
Puskesmas Batulicin menurunkan tim yang terdiri dari dokter, bidan dan perawat untuk membagikan obat kepada sebanyak 830 murid sekolah Islam terpadu Ar RAsyid.
Pelaksanaan POPM Filariasis di sekolah Islam Terpadu Ar RAsyid juga turut dihadiri Muspika Batulicin, Pjs Kelapa Desa Segumbang, mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin yang KKN di desa Segumbang, serta para guru (ustadz/ustadzah).
Mc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here